Inilah Pentingnya Menggunakan Landing Page Berbeda Pada Saat Kita Promosi

Apa alasan kita untuk menggunakan landing page berbeda saat promosi? Itu karena dasarnya pada setiap promosi produk digital atau produk fisik yang dilakukan di website, tentunya media yang kita gunakan tidak jauh dari website itu sendiri atau membuat landing page yang menarik. Mungkin kita sadar bahwa mempromosikan suatu produk melalui website itu sendiri tidak begitu menghasilkan, terlebih lagi apabila website nya memiliki banyak navigasi yang dapat membuat bingung para pengunjung yang ingin membeli.

 

Menggunakan Landing Page Berbeda

Pentingnya Kita Menggunakan Sebuah Landing Page Berbeda

 

Oleh karena itu, setiap promosi yang dilakukan di website, tidaklah begitu menghasilkan banyak konversi. Berbeda apabila dilakukan dengan membuat sebuah landing page, mungkin saja promosi produk yang dilakukan akan lebih menjual daripada menggunakan website itu sendiri. Sebenarnya promosi melalui website atau landing page sama saja, hanya saja apabila menggunakan landing page, kita bisa lebih leluasa untuk modifikasi tampilan halaman penawarannya. Apabila menggunakan website, kita tentunya harus mengikuti tema seperti apa yang kita pakai.

 

Landing page disini bisa berupa artikel, review produk, dan lain sebagainya. Namun kebanyakan kesalahan yang terjadi adalah dalam satu website memiliki banyak artikel atau review produk, sehingga pengunjung jadi kesulitan untuk membeli produk mana yang akan mereka beli.

 

Sebelumnya apakah anda tahu tentang apa itu Landing Page, Squeeze Page, dan Sales Page? Karena ketiga media diatas adalah media yang banyak digunakan para pebisnis untuk mempromosikan produknya.

 

Perbedaan Landing Page, Squeeze Page, dan Sales Page

Secara dasar, squezze page, landing page, sales page adalah sama dan hanya memiliki satu perbedaan. Perbedaan nya yaitu ada pada tujuan dari pembuatannya. Maksudnya? Jadi, ketiga media media diatas dibuat dengan tujuan yang berbeda-beda. Contohnya landing page, landing page adalah tempat pengunjung membaca penawaran dari produk yang kita promosikan, bisa pada homepage, atau halaman-halaman lainnya.

 

Landing page ini biasanya bertujuan untuk menarik perhatian dari pengunjung, biasanya pengunjung akan melakukan action berupa order, subscribe, isi survey dan lainnya. Lalu, apa bedanya squeeze page dan sales page?

 

Squeeze page dibuat dengan tujuan untuk mendapatkan prospek, seperti data email, dan lainnya. Biasanya di dalamnya terdapat opt in newsletter. Dan untuk sales page, sales page adalah halaman yang berisikan suatu penawaran sebuah produk atau jasa dengan disertai form order. Biasanya disebut sebagai sales offer. Sales page biasa digunakan untuk pemesanan barang yang memerlukan data dari calon konsumen atau calon pelanggan.

 

Kenapa Kita Harus Menggunakan Landing Page Berbeda ?

Oke, sesuai topik kali ini tentang kenapa kita harus menggunakan landing page berbeda, itu bertujuan untuk memperbaiki cara promosi yang sebelumnya tidak menghasilkan konversi. Contohnya seperti ini, ada pebisnis yang mempromosikan produknya menggunakan website dengan menyertakan banyak produk di dalamnya.

 

Jadi saat pengunjung membuka homepage website, para pengunjung akan diarahkan ke landing page pebisnis yang berisikan tentang promosi-promosi produknya. Apakah cara tersebut dapat menghasilkan konversi? Tentunya tidak. Apabila satu website berisikan banyak penawaran seperti berjenis review produk, maka itu tidak akan membuat pembeli tertarik untuk membeli melalui website kita.

 

Jika kita menginginkan mendapatkan banyak keuntungan, maka kita bisa menggunakan landing page berbeda pada setiap promosi yang di publish di website kita. Contohnya seperti misalnya membuat halaman arahan khusus untuk promosi-promosi  produk yang dipromosikan, dan arahan tersebut tidak harus selalu melalui homepage website.

 

Intinya adalah para pengunjung tidak perlu terarahkan dari homepage website kita jika kita bertujuan ingin memperlihatkan promosi dari produk yang kita promosikan kepada para pengunjung. Berikut ini ada 2 alasan mengapa kita harus menggunakan landing page berbeda untuk promosi yang dilakukan di website.

 

1. Lebih Mendapatkan Konversi

Dengan menggunakan landing page berbeda dan tentunya berdesain menari, kita tentunya dapat mengarahkan calon konsumen untuk bisa membeli produk apa yang sedang kita promosikan. Contohnya seperti ini, apabila kita memasang iklan yang mengarah ke homepage website, mungkin sebelumnya harapan kita adalah dapat memberitahu pengunjung tentang produk yang kita jual melalui judul pada website kita.

 

Namun apakah itu menghasilkan konversi? Belum tentu. Misal kita mempromosikan produk A pada website kita, maka saat pengunjung datang ke website kita, maka kita arahkan mereka ke halaman penawaran A. Sama halnya dengan produk-produk yang lain. Maka itu akan lebih menghasilkan konversi.

 

Iklan yang kita buat untuk mendatangkan pengunjung ke website kita mungkin saja terlihat menarik, namun apabila tidak ada halaman arahan yang jelas, maka bagaimana cara pengunjung akan membeli produk yang kita promosikan? Justru mereka bisa saja kebingungan, dan berakhir tanpa konversi. Yang terpenting adalah setiap landing page yang digunakan, walaupun berbeda pada satu website, pastikan landing page tersebut relevan dengan apa yang ditawarkan, dan tentunya terarah dengan baik.

 

Untuk mempelajari bagaimana cara membuat landing page yang menghasilkan banyak konversi, kita bisa mencari tahunya pada pembahasan di artikel yang berjudul Cara Membuat Landing Page yang Menghasilkan Konversi berikut ini.

 

2. Jangan Hanya Menggunakan Homepage

Homepage website tentunya memiliki banyak sekali link yang bisa mengarahkan pengunjung kita ke halaman penawaran produk yang kita promosikan. Tetapi jika kita hanya mengandalkan homepage saja, itu tidak akan menghasilkan pembelian secara berulang-ulang dari konsumen.

 

Contohnya apabila kita menjual produk ABC, CBA, ACB di website kita, maka pastikan ketiga produk diatas memiliki landing page nya masing-masing. Sehingga apabila konsumen mengarah ke salah satu produk yang dipromosikan, konsumen akan tahu apa yang harus dilakukannya untuk membeli produk tersebut.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan