3 Mitos Bisnis Affiliate Marketing Yang Sering Dijumpai

Di dalam bisnis affiliate marketing, bagi sebagian affiliate marketer pasti pernah disebut sebagai seorang penipu karena alasan produk-produk yang dijualnya, bagaimanapun juga dunia affiliate marketing masih terkesan negatif bagi sebagian orang (dalam sudut pandang konsumen), banyak macam hal seperti aktivitas penipuan misalnya, semua itu dapat terjadi di dalam dunia affiliate marketing.

 

Mitos Bisnis Affiliate Marketing

Affiliate Marketing Bukanlah Bisnis yang Buruk Untuk Dijalani

 

Mungkin bagi sebagian orang yang tidak terjun dalam bidang affiliate marketing berpikiran bahwa affiliate marketing adalah sebuah bisnis yang negatif (dalam artian kebanyakan konsumen). Bagaimana tidak, setiap affiliate marketer selalu menuliskan informasi-informasi yang di lebih-lebihkan tentang produk yang dijualnya di dalam website nya.

 

Hal tersebut membuat kebanyakan konsumen ragu untuk membeli produk yang dipromosikan oleh affiliate marketer, sehingga akhirnya konsumen lebih memilih untuk membeli produk tersebut pada situs resminya.

 

Pada dasarnya affiliate marketing bukanlah sebuah bisnis yang merugikan pihak konsumen, para white hat melakukan promosi dengan cara soft selling, berbeda dengan black hat yang mempromosikan produk afiliasi menggunakan cara-cara tertentu sehingga membuat pihak konsumen merasa terganggu atau bahkan tidak mempercayainya.

 

Bagi sebagian orang yang ingin terjun kedalam dunia affiliate marketing juga sering ragu apakah ingin lanjut atau berhenti, bukan karena kegagalan yang diterimanya, melainkan jenjang karir seperti apa yang akan ia dapat dalam dunia affiliate marketing ini. Bagi anda yang ingin terjun dalam bisnis affiliate marketing, tidaklah perlu ragu untuk menjalaninya, karena kenapa? Affiliate marketing adalah sebuah bisnis yang menurut kami sangatlah menarik untuk dijalani.

 

Dalam dunia affiliate marketing, kita seakan bermain dengan angka-angka yang setiap angka tersebut bisa membawa kita pada keuntungan ataupun kerugian. Berikut ini kami berikan beberapa kesalahpahaman yang terjadi dalam dunia affiliate marketing, sehingga membuat bisnis affiliate marketing terkesan buruk, padahal kenyataannya tidak seperti itu.

 

Mitos Pertama: Affiliate Marketing Istilah Mewah dari Tindakan Spam

Banyak pihak konsumen berpikir bahwa iklan berbentuk banner yang biasa diselipkan pada sisi-sisi website, serta email-email yang dikirim tanpa sepengetahuan mereka, tentu dianggap sebagai spam. Namun untuk sekarang berkat FTC (Federal Trade Commission) dan IAB (Interactive Advertising Bureau), para mitra afiliasi harus mengikuti pedoman-pedoman yang ketat yang dibuat oleh FTC dan IAB, sehingga membuat semakin kecilnya peluang atau tindakan penipuan yang terjadi di dunia affiliate marketing ini.

 

Justru sebaliknya, para blackhat atau spammer menggunakan taktik illegal dan juga tidak etis yang biasanya menipu para konsumen dalam penyerahan informasi-informasi pribadi tanpa mengetahui prosedur-prosedur dari produk atau layanan yang dijanjikan.

 

Jadi dari kesalahpahaman pertama ini, sudah terbukti bahwa dunia affiliate marketing bukanlah dunia yang penuh dengan tindakan spam, karena berkat bantuan dari FTC dan juga IAB, tindakan spam lebih mudah diatasi, sehingga membuat affiliate network lebih memperketat aturan-aturan dalam membuat atau mengizinkan iklan seperti apa bagi para affiliate nya.

 

Mitos Kedua: Bisnis Affiliate Marketing adalah Bisnis yang Membuang Banyak Uang untuk Mendapatkan Uang

Setiap bisnis apapun jenisnya pasti membutuhkan modal bukan? Jelas untuk masalah ini kita pasti sering dengar dari berbagai orang bahwa untuk sukses dalam bisnis affiliate marketing adalah banyaknya keuntungan yang didapat adalah hasil dari banyaknya modal yang dikeluarkan.

 

Pada awalnya pemula yang ingin terjun dalam bisnis affiliate marketing ini jadi semakin ragu untuk menjalaninya, karena mereka sering mendengar bahwa modal yang besar akan menghasilkan keuntungan yang besar. Padahal kenyataannya, bahwa kita tidak perlu membuang modal yang besar hanya untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Banyak strategi yang bisa kita gunakan untuk membuat modal yang kecil bisa mendapatkan keuntungan yang besar, tergantung skill dan banyaknya ilmu yang kita pelajari.

 

Jadi untuk kesalahpahaman ini adalah bahwa tidak selamanya affiliate marketing butuh banyak modal untuk bisa mendapatkan keuntungan, modal kecil pun bisa mendapatkan keuntungan tergantung seberapa bagus strategi marketing kita dalam mempromosikan produk afiliasi tersebut.

 

Mitos Ketiga: Affilite Marketing Bisnis yang Tidak Pasti

Kesalahpahaman tentang affiliate marketing ini sering terjadi kepada para affiliate marketer yang bingung arus dan jalan mereka dalam menjalani dunia affiliate marketing ini. Ketidakpastian yang dirasakan adalah karena jenjang karir dalam dunia affiliate marketing tidak menentu. Apakah itu benar? Tentu tidak benar. Sekali lagi bahwa Affiliate marketing mempunyai jenjang karir. Tentu affiliate marketing mempunyai jenjang karir sama seperti profesi-profesi yang lainnya.

 

Setelah menjadi affiliate marketing yang sukses, tentunya kita bisa mencari tantangan lain atau peluang lainnya, ada banyak sekali jenis bisnis yang bisa affiliate marketer pilih jika mereka sudah sukses. Seperti misalkan menjadi guru atau membuka training, workshop, forum premium seperti yang dilakukan oleh Christ dengan AffPlayBook, dan Mr Lorenzo Green dengan forum StackThatMoney.

 

Kedua forum tersebut tentunya tidak didirikan saat mereka masih menjadi affiliate marketer yang biasa, tentunya mereka mendirikannya setelah mereka menjadi seorang Super Affiliate (sebutan affiliate marketer yang sangat sukses).

 

Oleh karena itu jika ada yang berpikiran bahwa affiliate marketing itu adalah bisnis yang tidak pasti. Lihatlah forum-forum besar yang menyediakan informasi marketing di dalamnya, pastinya itu dibuat oleh para affiliate atau internet marketer yang sudah sukses. Jadi semoga beberapa kesalahpahaman yang biasa sering kita jumpai atau kita dengar tidak membuat kita berhenti menjadi seorang Affiliate Marketer yang sukses.

 

Bagi anda yang masih berprofesi sebagai seorang pelajar atau mahasiswa yang ingin berbisnis namun tidak memiliki produk, bisnis affiliate marketing sangat cocok untuk para mahasiswa yang ingin menjalani bisnis sebelum lulus dari bangku kuliah maupun sekolah, kita bisa melihat informasi dan pembahasan nya pada artikel yang berjudul Affiliate Marketing, Bisnis yang Cocok Untuk Mahasiswa berikut ini.

 

Jika ada pendapat yang ingin disampaikan jangan sungkan, pendapat anda sangat membantu untuk membuat informasi sederhana ini menjadi lebih baik lagi. Silahkan masukan pendapat anda di kolom komentar di bawah ini. Terimakasih.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan