Belajar Copywriting: Menggunakan Copywriting Untuk Meningkatkan Penjualan

Kenapa kita harus belajar copywriting? Oke awalnya siapapun tentunya ingin setiap produk yang dijualnya banyak dibeli oleh orang hanya dengan menggunakan kata-kata saja (dalam bentuk kalimat), seperti misalnya memberikan deskripsi produk yang dijual. Namun nyatanya? Apakah akan ada orang yang akan membeli produk tersebut? Tidak. Walaupun produk tersebut sudah dikenal oleh calon konsumen, namun apabila kalimat kita hanya menceritakan produk jual kita saja, tentunya tidak akan ada orang yang ingin membeli.

 

Belajar Copywriting

Belajar Copywriting

 

Suatu teknik pemasaran yang baik juga belum tentu bisa membantu penjualan dari produk kita. Lalu dengan apa produk bisa terjual hanya dengan kata-kata? Copywriting. Ya tentu saja copywriting adalah suatu teknik pemasaran yang dapat menyihir calon pembeli untuk dapat membuat mereka “ingin membeli”, bukan hanya “ingin membeli” tetapi juga “harus membeli dan memiliki”.

 

Walaupun produk yang dikira kurang bermanfaat untuk calon pembeli, apabila teknik copywriting yang digunakan sangat baik, pembeli pun akan membelinya (walau mereka tidak mengetahui kegunaan pasti produk tersebut).

 

Apa itu Copywriting dan Kenapa Harus Belajar Copywriting?

Alasan kenapa kita harus belajar copywriting adalah karena copywriting bisa meningkatkan penjualan. Mungkin gambaran kasarnya dari copywriting adalah “menjual hanya dengan kalimat”. Copywriting dapat kita jumpai pada landing page, website, iklan, dan bahkan di beranda Facebook pun sering kita lihat (seperti beberapa orang dan perusahaan yang berpromosi di Facebook).

 

Ada 3 istilah yang sebelumnya harus kita ketahui sebelum menggunakan teknik copywriting, yaitu Copy, Konversi, dan Closing.

 

Ya, mungkin sebagian orang sudah pernah atau sering mendengar istilah-istilah tersebut. Namun kami akan mengingatkan lagi bahwa istilah-istilah tersebut pasti akan kita jumpai di dalam teknik copywriting, dan bukan hanya di teknik copywriting saja. Pebisnis apapun bentuknya tentunya harus paham 3 istilah seperti itu.

 

  • Copy : Copy disini bukan berarti ‘Salin’ yang biasa kita temui di Komputer. Copy disini adalah teks yang digunakan dalam penjualan atau pemasaran. Biasa terdapat di iklan, website, landing page, dan lainnya.

 

  • Konversi : Adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh orang yang menjadi target pasar kita, seperti melakukan tindakan yang kita inginkan, misalnya membeli produk, mendaftar, download, dan lainnya.

 

  • Closing : Adalah istilah yang biasa disebut jika produk jual kita mendapatkan konversi. Biasa sering disebut-sebut di dalam penjualan.

 

Apa Kelebihan Dari Menggunakan Copywriting ?

Mungkin sebagian orang pernah berpikir “untuk apa menggunakan copywriting?”. Berikut kami jelaskan bahwa copywriting bisa mengubah produk yang biasa saja menjadi luar biasa, bahkan bisa membuat produk tersebut harus dimiliki oleh calon pembeli, walaupun calon pembeli tidak tahu akan kegunaan produk tersebut.

 

Semakin berkembangnya zaman, semakin berkembangnya pula media pemasaran, contohnya seperti media pemasaran secara online yang saat ini mengalahkan pemasaran secara tradisional. Percuma apabila kita beriklan atau membuat banyak website dengan berisikan produk-produk jual kita namun kita tidak menggunakan teknik copywriting. Apakah ada yang akan membeli? Mungkin ada. Namun tidak banyak.

 

Berbeda jika dengan menggunakan teknik copywriting. Misalkan contohnya seperti jika kita upload gambar dan menuliskan deskripsi dari produk yang kita jual, kalimat pada deskripsi tentu kita masukan teknik copywriting. Apa yang akan terjadi?

 

Pembeli yang membaca penawaran kita tentu akan membeli, dan mungkin pembeli tersebut akan merekomendasikan kepada teman-temannya untuk membeli produk itu. Lalu setelah itu? Ya tentu saja produk yang kita promosikan menjadi populer (hanya khusus untuk penawaran yang kita berikan, bukan penawaran dari orang lain).

 

Di internet yang sangat luas ini tentunya ada banyak produk sejenis yang dipromosikan, lalu apakah calon pembeli akan tertarik dengan produk kita sedangkan ada banyak orang yang sama yang menjualnya? Tentunya tidak. Untuk membuat orang membeli produk yang kita promosikan, tentunya harus menggunakan teknik copywriting. Copywriting itu perlu.

 

Tanpa adanya copywriting, produk yang dijual akan terlihat sama dengan produk-produk lainnya yang sejenis. Lalu yang membedakan? Hanya dengan copywriting. Sehingga membuat produk yang biasa saja menjadi luar biasa dimata calon pembeli.

 

Apa Untungnya Menggunakan Copywriting ?

Apa untungnya menggunakan copywriting? Tentu dengan menggunakan teknik copywriting, kita akan mampu meningkatkan penjualan dari produk yang kita promosikan, loyalitas customer, dan juga referral. (tentunya perlu belajar copywriting terlebih dahulu sebelum menggunakannya, agar promosi bisa menghasilkan konversi).

 

Copywriting Bukan Hanya Sekedar Tulisan

Ini mungkin yang perlu kita ketahui, bahwa copywriting bukan hanya sekedar tulisan saja. Seperti yang telah disebutkan diawal, bahwa copywriting bisa terdapat di iklan, landing page, dan media lainnya. Hal tersebut mengartikan bahwa copywriting bisa terdapat di dalam gambar, video, dan lain-lain.

 

Copywriting juga bukan hanya sekedar tulisan atau kalimat promosi semata, melainkan copywriting adalah tulisan yang dapat menyalurkan ide-ide yang kita pikirkan agar mudah diterima oleh para calon pembeli, atau mereka yang melihat tulisan kita.

 

Untuk mengetahui strategi-strategi copywriting yang dapat meningkatkan penjualan kita, maka kita bisa mempelajarinya di artikel yang berjudul 3 Strategi Copywriting yang Meningkatkan Konversi berikut ini.

 

Pedulikah Orang Lain Dengan Copywriting Kita ?

Sebagus apapun bentuk copywriting yang kita buat, percayalah bahwa 99% orang tidak akan peduli dengan copywriting yang kita buat. Kenapa? Karena pada dasarnya orang akan peduli dengan dirinya sendiri dan orang terdekat nya, bukan orang lain.

 

Hal diatas mengartikan bahwa jika copywriting kita hanya berisikan penjualan dan penjualan saja, maka tidak akan menghasilkan konversi. Namun apabila copywriting kita berisikan kepedulian kita kepada calon pembeli, maka kemungkinan calon pembeli akan membeli produk yang kita promosikan.

 

Contohnya seperti ini, misalkan kita melihat promosi berupa produk pencegah diabetes. Lalu kita melihat disana (landing page/iklan) banyak tertulis keunggulan-keunggulan dari produknya yang mungkin banyak dilebih-lebihkan.

 

Apakah orang akan tertarik dengan penawaran tersebut? Tentunya tidak. Orang hanya peduli dengan dirinya sendiri, bukan orang lain. Jadi cara terbaik untuk membuat orang berminat dengan produk yang kita promosikan (misal produk pencegah diabetes) adalah dengan peduli dengan calon pembeli dan orang terdekat nya. Misal kita tuliskan berupa kalimat yang mengartikan kepedulian kita kepada calon pembeli kita, seperti “keluarga anda tidak ingin anda terkena diabetes” atau kalimat-kalimat lainnya yang mengartikan kepedulian.

 

Bicara belajar copywriting, belum pas jika kita tidak belajar perasaan dari orang lain atau calon pembeli kita. Pahami terlebih dahulu apa yang calon pembeli khawatirkan dari dirinya sendiri, lalu tawari mereka produk-produk yang kita promosikan, tentunya tulis dengan kalimat-kalimat yang mengartikan kepedulian kita terhadap mereka.

 

Copywriting Membuat Seolah 1 Orang yang Kita Tawarkan Merasa Spesial

Siapa yang tidak ingin di spesialkan oleh orang lain? Tentu 80% manusia ingin dirinya merasa dianggap spesial oleh orang lain. Mungkin disini kita belajar copywriting seakan kita juga belajar sedikit kebohongan. Kenapa? Kami beri contoh, misal kita berlangganan newsletter seorang ahli dalam bidang tertentu, ambil contoh Internet Marketing.

 

Saat kita membuka email dari seseorang ahli IM (Internet Marketing) yang kita ikuti, maka biasanya orang tersebut akan mengawali sambutan di email nya dengan menyambut kita, dan pastinya dengan ‘nama kita’. Dari sana mengartikan bahwa ahli IM tersebut seolah hanya berbicara dan peduli dengan diri kita seorang. Padahal? Semua orang yang berlangganan newsletter nya merasa di spesialkan juga.

 

Itu adalah contoh sedikit gambaran kecil dari copywriting. Kita ambil contoh lagi misal pada promosi di landing page, ambil contoh promosi tools atau alat-alat untuk penunjang bisnis internet marketing. Disana kita akan melihat tulisan demi tulisan yang seolah-olah ditunjukan hanya untuk kita, misalkan seperti kalimat yang terdapat pada bagian harga produk, contoh: “Hanya hari ini, spesial untuk anda, harga menjadi Rp 300,000” atau “Ini kupon spesial hanya untuk anda, pastikan anda mengambilnya” dan masih banyak yang lainnya.

 

Mungkin kita berpikir “apa hanya kita saja yang diberikan harga seperti ini?” wajar jika kita berpikir seperti itu, karena faktanya itu adalah bagian dari copywriting. Itulah gambaran dari copywriting. Karena belajar copywriting, maka kita akan belajar sedikit kebohongan.

 

Namun kami sarankan jangan berbohong di dalam copywriting yang kita buat, jika penawaran tersebut bukan untuk 1 orang, maka tuliskan saja penawaran tersebut untuk semua orang. Jangan juga berkata “besok harga naik”, jika besok harga produk yang kita promosikan tidak kita naikan harganya, maka jangan berkata seperti itu. Jujurlah dalam berpromosi, jika kita bertujuan untuk A, maka tunjukanlah, jika kita berkata B, maka katakanlah.

 

Kesimpulan

Copywriting bisa meningkatkan penjualan kita, bahkan juga bisa membantu kita untuk mendapatkan pelanggan. Untuk belajar copywriting yang baik, maka diperlukan membaca copywriting dari orang lain. Bukankah mencoba meniru dan memodifikasi adalah cara terbaik untuk belajar?

 

Belajar copywriting juga bukan belajar untuk berbohong. Calon pembeli juga mengerti produk mana yang dijual dengan dilebih-lebihkan dan produk mana yang dijual dengan mengatakan apa adanya. Calon pembeli lebih suka dengan produk yang jujur, bukan yang berbohong.

 

Selain belajar copywriting, kita tentunya juga harus belajar beberapa elemen dari copywriting itu sendiri, seperti anatomi dari copywriting, bagian-bagian copywriting, jenis-jenis copywriting, dan lainnya. Karena belajar copywriting tidak akan berjalan dengan baik jika tidak mengenal dan mengetahui hal apa saja yang terdapat di copywriting itu sendiri.

 

Untuk belajar copywriting agar lebih mendalam lagi, kami akan bahas tentang formula AIDA di artikel berikutnya yang membahas tentang copywriting. Sampai jumpa di pembahasan copywriting berikutnya.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan