Strategi Content Marketing Yang Baik Untuk Website

Setiap bisnis tentu bisa berkembang, tanpa perlu melakukan promosi dengan menggunakan iklan. Salah satu cara yang dapat membantu bisnis berkembang dengan baik adalah teknik Content Marketing atau bisa disebut pemasaran konten. Setiap awal mulai berbisnis, tentu para pebisnis ingin sekali mendapatkan banyak penjualan pada produk-produknya. Namun nyatanya melakukan teknik pemasaran saja tidak cukup. Para pebisnis tentu perlu menerapkan teknik content marketing pada website nya agar para klien atau calon pelanggan baru percaya dan lebih loyal kepada brand mereka.

 

Belajar Content Marketing

Perlu Strategi yang Matang Dalam Menjalankan Segala Teknik Marketing Apapun

Apa itu Content Marketing ?

Content marketing adalah sebuah proses perencanaan, pembuatan, dan juga analisa terhadap konten apa yang akan diterbitkan di website kita. Intinya content marketing bukanlah hanya sekedar promosi dan promosi saja, terlebih lagi bukan mempromosikan konten di berbagai tempat, itu namanya bukan content marketing.

 

Content marketing bukan konten yang berisi penjelasan atau kata-kata yang sifatnya menjual (bukan pemasaran penjualan). Namun content marketing adalah suatu konten yang menuntun para calon pembeli atau calon pelanggan melewati atau melalui setiap tahapan yang diberikan.

 

Tahapan Dalam Content Marketing

Seperti yang sudah dijelaskan di web i-scoop.eu bahwa di dalam teknik content marketing terdapat beberapa tahapan yang mewajibkan kita sebagai selaku pebisnis menuntun para calon customer kita pada beberapa hal, seperti berikut:

 

  • Awareness : Pada tahapan ini kita harus memberikan suatu konten yang dapat membantu calon customer menyelesaikan permasalahannya tanpa ada unsur kata-kata jualan di dalamnya.

 

  • Evaluation : Pada tahapan ini kita perlu menjelaskan produk-produk kita kepada para calon customer, jelaskan bahwa produk kita adalah solusi terbaik dari permasalahan mereka.

 

  • Purchase : Pada tahapan ini barulah kita menaruh kata-kata penjualan di dalamnya, atau kata mengajak untuk membeli produk kita.

 

Keuntungan Menerapkan Content Marketing

Jika kita lihat, content marketing sebenarnya tidaklah terlalu susah untuk dilakukan, hanya saja diperlukan konsistensi untuk melakukannya pada setiap konten-konten yang di publish di website kita. Jika kita bandingkan, website pebisnis yang menerapkan content marketing didalam website nya dengan website pebisnis yang tidak menerapkan conten marketing di website nya.

 

Tentu website pebisnis yang menggunakan content marketing sajalah yang bisa membuat calon customer nyaman dengan konten yang diberikan, hal ini karena calon customer perlu diberikan informasi terlebih dahulu sebelum kita menawarkan produk kepada mereka.

 

Coba bayangkan jika kita di posisi calon customer, tentunya kita tidak akan merasa nyaman jika kita melihat website yang berisikan penjualan-penjualan, terlebih lagi semua konten pada website nya penuh dengan ajakan untuk membeli produk-produknya. Bukan hanya tidak nyaman saja, calon customer akan kabur jika website hanya berisikan konten penjualan saja tanpa ada informasinya.

 

Dengan menerapkan content marketing di website kita, tentu kita bisa mendapatkan kepercayaan dari calon pelanggan, customer baru, dan peningkatan penjualan pada produk-produk kita.

 

Cara Memulai Menerapkan Teknik Content Marketing di Website

Sebelum menerapkan content marketing, perhatikan terlebih dahulu pondasi yang perlu kita bangun di dalam website kita, contohnya seperti:

  1. Artikel
  2. Infografis
  3. Video
  4. Audio
  5. eBook
  6. Email

 

Membangun banyak pondasi tentunya akan berdampak baik pada bisnis kita, namun jika seandainya tidak mampu untuk membangun semua sekaligus, kita bisa membangunnya secara bertahap dengan membangun pondasi pada urutan nomor 1-3 saja sesuai kemampuan kita. Pondasi yang lain bisa kita bangun, namun bukan sebagai konten utama, namun hanya sebagai konten sampingan saja, pada urutan 1-3 disarankan untuk dijadikan konten yang utama.

 

Selain itu, kita perlu memilih tempat untuk menerbitkan konten kita, seperti contohnya:

  1. Blog
  2. Email
  3. Social Media
  4. Youtube
  5. Forum

 

Namun untuk lebih leluasa pada penerbitan konten kita, disarankan untuk menggunakan Blog dan Email saja untuk tempat penerbitan konten. Kenapa? Karena itu semua adalah tempat-tempat milik kita. Tapi jika ingin menjangkau lebih banyak orang, menggunakan banyak sekali tempat juga bisa berpengaruh baik terhadap perkembangan bisnis. Gunakan social media dan juga forum untuk menerbitkan konten-konten kita agar lebih mudah dilihat oleh orang lain.

 

Membuat Strategi Content Marketing

Untuk membuat strategi content marketing tentu ada 3 tahapan yang paling utama, yaitu:

  1. Merencanakan konten yang ingin dibuat
  2. Membuat konten
  3. Mempromosikan konten

 

Ketiga tahapan ini sangat perlu dilakukan. Kenapa? Tanpa nomor 1, konten kita tidak akan membuat orang tertarik, tanpa nomor 2 konten kita tidak akan pernah ada, dan tanpa nomor 3 konten kita tidak akan pernah dilihat oleh orang lain. Itulah kenapa ketiga tahapan itu sangat penting untuk dilakukan agar bisnis bisa berkembang. Selanjutnya adalah merencanakan konten.

 

Merencanakan Pembuatan Konten

Untuk merencanakan konten apa yang akan kita buat, kita terlebih dahulu harus tahu apa tujuan utama kita dalam membuat konten tersebut. Tujuan dari pembuatan konten itu bukan hanya ditujukan untuk mendapatkan banyak visitor atau pengunjung. Namun tujuan dari pembuatan dari konten adalah untuk mendapatkan pelanggan, membangun reputasi, dan meningkatkan penjualan.

 

Jadi pembuatan konten bukan hanya sekedar untuk mendapatkan visitor saja, namun lebih dari itu. Untuk mendapatkan semua itu, tentu harus sesuai alur, seperti:

  1. Mendatangkan pengunjung
  2. Membangun reputasi yang baik
  3. Penjualan

 

Dengan mengikuti alur tersebut, perencanaan konten akan lebih berhasil daripada langsung fokus kepada tujuan akhir yaitu penjualan tanpa memulai dari alur yang pertama. Selanjutnya adalah mengenali audience kita.

 

Cara Mengenali Audience

Seperti yang kita bahas di awal tadi, bahwa content marketing bukanlah konten yang seluruhnya berisi penjualan. Namun, conten marketing adalah konten yang berisikan tahapan-tahapan seperti Awareness, Evaluation, dan Purchase.

 

Orang pada awalnya menggunakan mesin pencari untuk mencari solusi dari permasalahan-permasalahan yang ada pada dirinya, bukan untuk mencari barang. Mungkin ada yang menggunakan mesin pencari untuk mencari suatu barang, namun skala nya tidak besar. Oleh karena itu perlu adanya teknik content marketing di setiap konten-konten yang kita terbitkan di dalam website kita. Kenapa?

 

Karena prinsip utama dalam content marketing adalah membantu menyelesaikan masalah orang lain dengan menawarkan solusi yang baik dari produk yang kita jual. Dari sanalah orang lain akan mulai percaya kepada kita, karena pada awalnya kita niatkan untuk membantu mereka dalam menyelesaikan masalah yang ada pada diri mereka dan memberikan solusi tersebut dengan penawaran produk yang akan kita berikan.

 

Kesimpulan

Content marketing perlu dilakukan jika kita adalah seorang pebisnis yang menginginkan banyak visitor, kenaikan penjualan, dan mendapatkan banyak pembeli. Content marketing bukan hanya berupa artikel saja, bisa video, gambar, eBook, dan lainnya. Bahkan website yang hanya terdapat tools saja di dalamnya juga bisa dikatakan tools tersebut sebagai content. Karena pada intinya content adalah semua yang ada pada suatu website.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan