6 Elemen yang Dapat Membuat Konten Menjadi Viral

Mungkin tidak ada sesuatu yang terjadi dan mendadak viral secara kebetulan di dunia ini. Sama halnya seperti suatu konten yang menjadi viral di Internet, tentu ada penyebab kenapa konten tersebut dapat menjadi viral di Internet. Konten yang menjadi viral tentu dibuat oleh para konten marketer yang tahu dan mengerti bagaimana caranya membuat konten bagus dan juga berkualitas sehingga membuat konten tersebut dapat viral di Internet. Lalu, bagaimanakah cara Membuat Konten Menjadi Viral?

 

Membuat Konten Menjadi Viral

Viral Marketing, Membuat Konten Menjadi Viral

 

Membuat konten agar menjadi viral dibutuhkan beberapa sebab, dan sebab itu ada beberapa elemen di dalamnya. Untuk menimbulkan beberapa sebab yang dapat memicu viral suatu konten atau hal tertentu, tentunya kita harus terlebih dahulu memahami tentang STEPPS.

 

Membuat Konten Menjadi Viral dengan STEPPS. Apa itu STEPPS ?

STEPPS itu adalah singkatan atau gabungan dari enam elemen pemicu yang dapat menimbulkan viral suatu hal. STEPPS terdiri dari:

  • Social Currency ( Mata Uang Social )
  • Trigger ( Pemicu )
  • Emotion ( Emosi )
  • Public ( Umum )
  • Practical Value ( Nilai Praktis )
  • Story ( Cerita )

 

Jika keenam elemen tersebut kita pahami secara mendalam, tentu tidak akan sulit membuat setiap konten yang kita terbitkan itu melalui banyak media akan menjadi mudah viral, dan tentunya tidak akan sulit untuk membuat konten menjadi viral.

 

Ketika kita menggunakan keenam elemen tersebut pada pembuatan konten kita, kita dapat dengan mudah membuat konten kita agar dapat di:

  • Share oleh banyak pembaca
  • Mendapatkan banyak backlink dari website lain
  • Dan, mendatangkan banyak pengunjung baru.

 

Selain Membuat Konten Menjadi Viral, dengan menggunakan keenam elemen diatas, konten kita baik itu untuk website atau media lainnya, akan dapat dengan mudah mendapatkan posisi yang bagus di mesin pencari. Bukan tidak mungkin lagi konten kita akan berada di posisi pertama pada halaman pencarian. Berikut ini kami berikan penjelasan nya tentang bagaimana menggunakan keenam elemen tersebut pada konten yang akan kita buat untuk membuat konten menjadi viral.

 

Social Currency ( Mata Uang Social )

Social Currency

Social Currency

Mata uang social ini jika diartikan adalah suatu rasa kebanggaan terhadap diri sendiri. Oke, kami beri contoh, alasan utama seseorang share konten kepada teman-temannya adalah karena seseorang tersebut merasa bangga atau sependapat dengan isi konten yang ia itu share.

 

Kita ambil contoh, misalkan ada seorang mahasiswa yang sedang berbisnis, dan bisnis nya sedang sukses [Sebut saja namanya A]. Namun si A ini memiliki banyak nilai yang jelek pada mata kuliah nya. Setelah lulus, si A ini menjadi orang yang sangat sukses dengan bisnis yang dijalankannya sewaktu kuliah.

 

Setelah si A sukses dan melihat ada konten yang berjudul “Mahasiswa Bisa Sukses Walaupun Nilai Mata Kuliah Hancur-hancuran” maka si A akan share artikel tersebut untuk memberitahukan bahwa dia dan siapapun bisa sukses walaupun memiliki nilai mata kuliah yang tidak terlalu bagus. Dengan bangga si A akan share konten tersebut kepada teman-temannya, dengan mengartikan bahwa ‘Saya juga bisa sukses kok walaupun nilai saya jelek’. Seperti itu contohnya.

 

Oke, dari sini apakah anda tahu apa yang kami maksudkan dari Social Currency itu? Ya, Social Currency adalah rasa dari kebanggaan akan sesuatu yang dirasakan oleh pembaca yang sepahaman dengan konten yang mereka baca.

 

Jadi intinya adalah orang-orang yang melihat konten tersebut akan share konten yang membuat dirinya terkesan positif di mata orang lain. Lalu untuk Membuat Konten Menjadi Viral, kita tentunya tidak perlu membuat 100% baru. Kita bisa membuat suatu konten dengan menggabungkan konten satu dengan konten yang lainnya namun harus berhubungan tema nya.

 

Jika kita hanya membuat suatu konten yang isinya hanya suatu cara tentang penyelesaian masalah saja dengan isi yang sama seperti konten-konten yang lain yang berada di Internet, maka konten yang kita buat tidak akan menjadi viral.

 

Trigger ( Pemicu )

Trigger

Trigger

Suatu hal yang menjadi viral pasti akan selalu diingat oleh orang lain. Pemicu ini sendiri akan terjadi apabila orang lain merasakan sesuatu yang sangat menarik baginya, sehingga sangat sulit untuk ia lupakan.

 

Oke, mari kita artikan kedalam pembahasan pembuatan konten berikut ini. Konten yang memiliki pembahasan yang sama akan mudah dilupakan oleh orang lain, namun konten yang memiliki pembahasan yang berbeda namun menarik akan mudah diingat oleh orang lain.

 

Bagaimana caranya? Gunakan gaya bahasa atau cara penyampaian pada konten yang akan dibuat dengan berbeda dari yang lain. Jika bisa pastikan konten tersebut sangat menarik dan tidak akan ada yang bisa menyamai nya.

 

Misalkan [kita sebut saja A] membaca sebuah artikel yang bagus dan juga menarik. Si A sangat suka sekali dengan artikel tersebut. Maka saat si A melihat artikel lain yang terlihat sama dengan artikel yang kita buat. Maka si A akan kembali lagi kepada kita untuk melihat artikel kita yang menurutnya menarik dan berbeda dari artikel yang lain.

 

Untuk mengaplikasikan Trigger atau pemicu kedalam konten yang akan kita buat, maka perlu dipastikan bahwa pembahasan dalam konten kita mudah dicerna atau dipahami oleh orang lain.

 

Caranya, jika kita membuat konten ( ambil contoh membuat artikel ). Maka dalam membuat artikel, kita perlu memberikan suatu informasi yang mudah dimengerti oleh pembaca. Seperti:

  • Menggunakan Gambar ( jika artikel tersebut membahas cara-cara dan step-step tentang sesuatu hal yang perlu dijelaskan juga dengan menggunakan gambar )
  • Menggunakan kata-per-kata pada setiap penjelasan ( tidak perlu dibahas secara semuanya dalam satu atau dua paragraf )

 

Jadi intinya semakin bagus konten yang diberikan semakin banyak orang yang akan mengingat konten kita.

 

Emotion ( Emosi )

Emotion

Emotion

Jika kita bicara tentang emosi, tentu setiap manusia memiliki tingkat emosi yang berbeda-beda tergantung pribadinya masing-masing. Namun emosi manusia semua sama, bisa merasakan bahagia, sedih, marah, dan lainnya.

 

Untuk membuat suatu konten yang dapat menjadi viral, tentu kita perlu menggunakan emosi dari para orang yang melihat konten kita agar mereka merasa tergerak untuk membagikan konten kita kepada orang lain. Sama seperti halnya pada Social Currency, namun Emotion sedikit berbeda.

 

Ada banyak konten yang dapat menyentuh emosi, namun hanya beberapa saja yang dapat dengan tepat menyentuh emosi orang lain juga dan mereka tanpa disadari maupun disadari tergerak untuk share kepada teman-temannya.

 

sumber gambar dari: okdork.com

Popular Emotion via okdork.com

 

Beberapa macam konten yang paling banyak dilihat dan di share adalah saat orang lain melihat konten dan merasakan:

  • Kagum ( awe )
  • Tertawa ( laughter )
  • Terhibur ( amusement )
  • Bahagia ( joy )

 

Seperti yang dijelaskan oleh okdork.com di artikel ini. Kebanyakan orang yang merasa kagum akan suatu hal yang terdapat pada konten yang mereka lihat, akan dengan sengaja share konten tersebut. Untuk membuat konten yang dapat menyentuh emosi orang lain, maka konten yang akan dibuat haruslah berkualitas. Misalkan jika kita lihat dari perasaan kagum, maka konten yang kita buat haruslah membuat orang lain merasa kagum dengan konten kita.

 

Seperti contohnya video Youtube. Konten video yang ada disana banyak yang menyentuh emosi, baik itu kagum, marah, ataupun sedih. Contoh video yang dapat membuat kagum seperti:

  • Seseorang membantu orang lain yang sedang kesusahan.
  • Menolong binatang yang sedang terjebak.
  • Bintang sepak bola memberikan kaosnya pada penggemar.
  • Dan lainnya.

 

Video-video tersebut tentunya banyak yang menyentuh hati penonton. Jadi intinya disini adalah buatlah konten semenarik mungkin dan yang pasti bermanfaat untuk orang lain dan dapat menyentuh hati bagi orang lain yang melihat. Semakin menarik, semakin pula banyak orang yang akan share konten kita.

 

Public ( Umum )

Public

Public

Umum disini adalah mengartikan sesuatu hal yang sedang menjadi viral. Kita contohnya misalkan berita tentang Cristiano Ronaldo kembali lagi ke Manchester United ( walaupun belum terjadi ), dan membuat berita tersebut menjadi perbincangan banyak orang.

 

Dengan menciptakan suatu konten yang sedang viral saat itu juga, konten kita bisa menjadi terkenal dan banyak mendapatkan pengunjung. Namun dengan kata lain, jika kita membuat suatu konten yang sedang viral pada saat itu juga, tantangan kita adalah pada tingkat kompetisinya.

 

Tentunya bukan kita saja yang akan membuat konten seperti itu. Jadi untuk membuat konten kita lebih terkenal daripada konten-konten yang lain, maka pastikan konten kita lebih berkualitas dari yang lainnya.

 

Practical Value ( Nilai Praktis )

Practical Value

Practical Value

Untuk membuat suatu konten dapat viral adalah dengan cara memberikan nilai praktis pada konten tersebut. Nilai praktis disini adalah bagaimana caranya agar konten tersebut dapat dipraktekan dengan mudah oleh orang lain.

 

Seperti contohnya jika kita membuat artikel tentang “cara membuat gado-gado” atau “cara membuat kue” tentunya artikel tersebut bisa langsung viral, karena langsung bisa dipraktekan.

 

Jika kita ingin membuat suatu konten, pastikan konten kita bisa dipraktekan dengan mudah oleh orang lain. Jadi bukan hanya sekedar informasi biasa saja, melainkan ada sesuatu yang bisa dipraktekan oleh orang lain saat itu juga dengan mudah.

 

Story ( Cerita )

Story

Story

Setiap informasi yang terdapat di Internet ada banyak gaya penyampaiannya. Seperti misalkan ada yang hanya sekedar informasi saja, seperti contohnya Wikipedia.

 

Wikipedia hanya menyampaikan informasi saja dengan penyampaian yang baku. Hasilnya adalah, konten-konten pada wikipedia sangat sulit menjadi viral. Berbeda dengan konten yang disampaikan dengan cerita atau gaya penyampaiannya yang seperti sedang menceritakan sesuatu. Bercerita disini bukanlah seperti sedang mendongeng atau membuat cerpen.

 

Bercerita disini adalah seperti kita sedang menyampaikan informasi kepada pembaca secara personal. Misal jika menggunakan “saya” dan “anda” maka gaya penyampaian menjadi lebih personal dengan hanya melibatkan 2 orang saja.Namun jika menggunakan “kita” berarti gaya penyampaiannya menjadi seperti seseorang yang sedang melakukan presentasi.

 

Jadi inti dari ini adalah, gunakan gaya penyampaian yang baik agar orang lain yang melihat konten kita dapat dengan mudah mencerna dan memahami isi konten kita. Dengan begitu orang lain yang melihat konten kita akan memberikan rekomendasi kepada temannya apabila teman mereka sedang mencari informasi yang bagus untuk mereka cari. Orang yang melihat konten kita tadi akan langsung teringat kepada website kita, atau channel video kita dan lainnya apabila penyampaian kita merasa berguna untuk orang lain.

 

Kesimpulan

Jadi untuk membuat konten yang viral, perlulah memasukkan keenam elemen diatas. Kenapa? Karena 6 elemen diatas adalah elemen-elemen penting yang bisa Membuat Konten Menjadi Viral. Jika anda lihat di banyak website yang membahas tentang VIRAL MARKETING, maka kuncinya adalah paham tentang STEPPS.

 

Namun untuk membuat konten menjadi viral tidak perlu semua elemen dimasukkan kedalam pembuatan konten yang akan anda buat. Hanya gunakan saja beberapa elemen yang dirasa bisa membuat konten anda menjadi viral. Sekedar mengingatkan… konten itu bukan Cuma artikel saja, bisa gambar, video, dan lainnya yang terdapat pada suatu media. Itu bisa disebut sebagai konten. Semoga pembahasan semua ini dapat bermanfaat. Semoga berhasil.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan