Cara Mencari Keyword dan Niche yang Memiliki Persaingan Rendah

Kenapa kita harus mencari keyword dan niche yang memiliki persaingan rendah di mesin pencari? Itu karena jika website kita memiliki keyword dengan persaingan yang sangat tinggi ataupun sedang, website kita tidak akan berpeluang mendapatkan posisi pertama di halaman pencarian. Apabila kita mempunyai website berjenis seperti blog, toko online, bisnis, dan lainnya. Menggunakan keyword yang terkait dengan niche website sangatlah diperlukan agar website dapat berada pada posisi terbaik di halaman pencarian.

 

Cara Mencari Keyword dan Niche Persaingan Rendah

Sebuah Keyword

 

Yang harus kita lakukan adalah membuat website yang baik dan besar, atau banyak dari segi konten nya, dan dengan memiliki banyak keyword yang terkait di dalamnya. Google sendiri menyukai website yang memiliki banyak konten. Mungkin dulu sekitar awal tahun 2011 mencari keyword dan niche dengan persaingan rendah sangatlah mudah.

 

Namun seiring perkembangan internet dan banyaknya informasi yang beredar, mencari keyword dan niche persaingan rendah sangatlah sulit, kadang memiliki persaingan yang ketat sehingga sulit untuk mencarinya. Sebelum kita membahas keyword, terlebih dahulu ada baiknya kita membahas tentang niche.

 

Seperti Apa Niche yang Menguntungkan Untuk Website ?

Semua niche tentunya menguntungkan. Namun itu tergantung dari segi apa kita berbisnis di Internet ini. Misalkan jika kita seorang publisher Adsense, tentunya semua niche sangat menguntungkan. Namun apabila kita seorang Affiliate Marketer, tentunya kita tidak boleh memilih sembarang niche untuk website kita. Keyword dan niche sangat berpengaruh terhadap pengunjung untuk membeli.

 

Bagi publisher Adsense, semua niche bisa dikatakan bagus karena untuk sekarang iklan di Adsense pun sudah tidak ada kaitannya lagi dengan topik website kita. Misal topik website kita A, namun iklan yang muncul B, atau C, D, dan lainnya. Intinya tidak berkaitan dengan topik website. Kenapa bisa begitu?

 

Itu karena Google sudah menerapkan interest-based ads dan remarketing pada iklan yang muncul disetiap komputer yang berbeda-beda, dan itu muncul tergantung dari interest user Google yang telah dikumpulkan oleh Google sendiri. Apakah berpengaruh niche dengan pendapatan di Adsense? Itu tergantung. Jika kita menginginkan mengincar CPC (Cost Per Click) yang tinggi di Adsense, tentunya kita jangan mengincar nichenya, namun kita mengincar target negaranya.

 

Lalu, bagaimana cara mencari Niche yang baik untuk website kita? Oke baiklah, mari kita simak pembahasannya berikut ini.

 

1. Langkah Awal Mencari Keyword dan Niche

Mencari niche ini adalah langkah awal bagi yang belum memiliki website, atau baru saja membuat website baru. Mencari niche bukan masalah sembarangan, ada baiknya pilihlah niche yang memang sesuai dengan interest kita. Agar saat membuat website, kita bisa lebih merasa senang, karena itu sesuai dengan interest (minat) kita.

 

Namun sayangnya, apabila kita menginginkan niche yang memiliki tingkat persaingan yang rendah, maka kita harus korbankan interest kita dan fokus ke tingkat kompetisi, bukan minat. Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk mencari niche yang menarik untuk website. Berikut ini beberapa website dan media yang bisa kita gunakan untuk mencari niche terbaik untuk website kita. Contohnya seperti:

 

  • Facebook, Twitter, Instagram, dan Social Media Lainnya.

Ya, mencari niche itu adalah mencari suatu topik yang masih belum jelas seperti apa topiknya. Untuk mendapatkan niche apa yang baik untuk website kita, maka social media bisa menjadi salah satu media terbaik untuk kita mendapatkan niche yang menarik.

 

Social media seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan social media lainnya selalu menyebarkan banyak sekali informasi di dalamnya, informasi tersebut tentunya disebarkan oleh user social media tersebut. Dari informasi-informasi yang bersebaran di social media lah kita akan dengan mudah mencari niche apa yang menarik untuk website kita. Karena kadang informasi yang dipost oleh user social media terasa menarik apabila digunakan untuk niche suatu website.

 

  • StumbleUpon.

Mungkin bagi sebagian publisher Adsense sudah tidak asing lagi dengan namanya StumbleUpon. StumbleUpon ini adalah website yang dimana kita bisa menemukan berbagai jenis website secara acak menurut kategori apa yang kita pilih.

Cara Mencari Keyword dan Niche

Tampilan Website StumbleUpon via stumbleupon.com

 

Mungkin StumbleUpon bagi kebanyakan orang adalah website yang tidak terlalu populer, namun apabila digunakan untuk mencari niche, maka StumbleUpon adalah website yang terbaik dan bisa membantu kita menemukan niche terbaik untuk website kita. Bagaimana caranya menggunakan StumbleUpon?

 

Caranya cukup mudah, kita hanya harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di StumbleUpon, setelah itu pilih ‘Interest’ apa yang kita inginkan. Lalu, kita bisa browsing website-website secara acak sesuai interest yang kita pilih tadi.

 

  • Buku, Majalah, atau Televisi.

Kadang kita tidak memperhatikan bahwa segala sesuatu yang kita lihat atau kita kerjakan seperti membaca buku, dan menonton tv, kita bisa menemukan suatu niche yang sangat potensial untuk website kita. Kadang untuk mencari niche yang sangat potensial dan memiliki tingkat kompetisi yang rendah, kita biasanya dapat menemukannya diluar Internet.

 

Untuk mencari niche yang potensial pun kita diharuskan menjauhi niche yang sudah terlalu umum digunakan, seperti contohnya tentang masak-memasak, teknologi, kesehatan. Setelah kita membahas tentang niche, maka selanjutnya kita juga harus membahas tentang cara menggali keyword agar mendapatkan keyword yang memiliki tingkat kompetisi yang rendah.

 

2. Langkah Untuk Mencari dan Menggali Keyword

Apabila kita sudah menemukan niche seperti apa yang kita mau gunakan untuk website, maka langkah selanjutnya adalah mencari dan menggali keyword yang memiliki tingkat kompetisi yang rendah. Mencari keyword dan niche dibutuhkan sebuah tools agar cepat dan akurat saat mencarinya. Tools yang baik untuk mencari keyword dan niche adalah seperti:

  • Google Keyword Planner (GKP)
  • SEMRush.

 

Sebenarnya masih ada banyak sekali tools yang bisa kita gunakan untuk menggali keyword dengan tingkat kompetisi yang rendah, namun Google Keyword planner saja juga sudah cukup untuk mencari sebuah keyword.

 

3. Analis Tingkat Kesulitan Pada Keyword

Mencari keyword dan niche yang terbaik untuk website hanya bisa dilakukan dengan riset dan juga menganalisa. Tanpa kedua itu, kita tidak akan mendapatkan keyword dan juga niche terbaik. Sebelum menganalisa tingkat kesulitan keyword, pastikan terlebih dahulu kita membaca artikel tentang cara riset keyword yang telah kami sebutkan diatas tadi.

 

Untuk menganalisa keyword dari tingkat kesulitannya, kita bisa melakukan pencarian di halaman pencari Google dengan keyword yang mau kita cari. Jika sudah, cobalah perhatikan website-website seperti apa yang berada pada posisi pertama di halaman pencarian Google. Ada baiknya jika kita tidak bersaing dengan website-website besar, jika bisa hindarilah persaingan dengan website besar atau yang sudah memiliki nama.

 

Biasanya jika kita mencari keyword: smartphone, maka pada halaman pertama pencarian Google akan dipenuhi dengan website-website besar seperti Amazon, Lazada, dan website e-commerce lainnya. Tentunya itu sangat sulit apabila kita bersaing dengan mereka.

 

Intinya apabila keyword yang kita cari pada halaman pertamanya berisikan situs e-commerce, maka hindari persaingan keyword nya, namun apabila keyword yang dicari menampilkan website seperti Yahoo Answer dan sejenisnya, maka persaingan keyword nya tidaklah sulit.

 

Untuk mengetahui dengan cepat tingkat persaingan keyword di pencarian Google, maka kita bisa gunakan:

  • MozBar
  • SEOQuake

 

Dengan kedua tools itu, pencarian kita terhadap persaingan keyword menjadi semakin mudah. Berikut tampilan dari kedua tools tersebut:

Cara Mencari Keyword dan Niche Persaingan Rendah

Tampilan dari Tools MozBar dan SEOQuake

 

Untuk lebih memastikan keyword apa yang mereka (website-website yang berada di halaman pertama) pakai, maka kita bisa mengunjungi satu-per-satu website-website yang ada di halaman pertama pencarian Google. Karena untuk mencari keyword dan niche yang terbaik hanya bisa dilakukan dengan cara riset, dan juga menganalisa tentunya.

 

Kesimpulan

Jadi untuk mencari keyword dan niche yang berkaitan maka kita perlu menganalisa pada website-website yang memang menyediakan banyak informasi di dalamnya. Contoh apabila ingin mencari niche, maka kita bisa mengunjungi website seperti StumbleUpon, berbagai social media seperti Facebook, Twitter, dan lainnya. Dan juga mungkin televisi dan buku yang kita baca bisa membantu kita untuk mendapatkan niche terbaik.

 

Apabila kita sudah mencari keyword dan niche yang pas untuk website kita, maka langkah selanjutnya adalah lakukan riset terhadap keyword dan temukan 5 atau lebih keyword untuk menjadi topik di dalam website kita.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan