Inilah Cara Untuk Mengenali Kriteria Customer Agar Promosi yang Dilakukan Tepat Sasaran. Wajib Anda Lakukan!

Sebelum melakukan promosi suatu produk, mengenali kriteria customer sangatlah penting untuk dilakukan. Coba bayangkan jika promosi yang dilakukan tidak tepat sasaran? pastinya bisa merugikan bisnis kita. Beribu-ribu pengunjung website yang datang jika dipertemukan dengan penawaran yang berhubungan, maka akan meghasilkan konversi. Itulah kenapa sebelum membuat suatu penawaran atau ingin promosi produk, sebaiknya kita kenali dulu kriteria customer di bisnis kita.

 

Mengenali Kriteria Customer

Pentingnya Mengenali Kriteria Customer di Bisnis

 

Jika bisnis kita bertujuan ingin meningkatkan konversi, maka kita harus tahu persi seperti apa kriteria customer dari bisnis kita yang paling utama. Kita juga dituntut untuk mengetahui apa yang mereka inginkan, apa yang penting untuk mereka, dan seperti apa permasalahan yang terjadi di kalangan mereka.

 

Memilih target customer “semua orang” bukanlah sebuah pilihan yang bagus, kita tidak akan tahu apakah semua orang tersebut memang tertarik dengan layanan atau produk kita atau tidak. Jika kita promosikan produk ke mereka, belum tentu mereka tertarik dengan penawarannya, dan akhirnya pun kita kehilangan kesempatan untuk meningkatkan konversi.

 

Apa Pentingnya Mengenali Kriteria Customer Sebelum Melakukan Promosi?

Mengenali kriteria customer sangat penting untuk dilakukan. Coba bayangkan jika kita mengetahui :

Siapa target customer kita, apa yang sering mereka lakukan?

Jika kita mengetahui ini, maka kita bisa mengetahui juga tentang apa yang mereka baca, website seperti apa yang mereka sering kunjungi, dan barang seperti apa yang sering mereka beli.

Apa yang mereka inginkan, dan kenapa mereka menginginkannya?

Jika kita juga mengetahui ini, maka kita bisa memberikan hal apapun yang para target customer sukai di website kita.

Apa yang tidak mereka sukai?

Jika kita mengetahui sesuatu hal yang target customer kita tidak sukai, maka kita bisa menyingkirkannya dari website kita.

Apakah produk yang ditawarkan membuat hidup mereka menjadi lebih baik?

Jika kita sudah tahu produk dan layanan kita membuat hidup mereka lebih baik, maka kita bisa memberikan penawaran lain yang sama dengan penawaran yang berguna untuk hidup mereka.

 

Dan beberapa pertanyaan lainnya. Masih banyak yang bisa kita gali lagi pertanyaan-pertanyaan seperti ini sampai kita bisa mengenali kriteria customer dari bisnis kita sendiri. Tidak ada customer yang merupakan “semua orang”, itu sangat luas jangkauannya, dan tidak tertarget. Justru target “semua orang” itu akan membuat kita menghabis-habiskan uang untuk pemasaran kepada sesuatu yang tidak tepat. Itulah kenapa mengenali kriteria customer sangat penting untuk dilakukan.

 

Baca Juga : Targeting di Facebook Ads Menggunakan Persona Pembeli Untuk Meningkatkan Penjualan

 

Belum Mempunyai Data Customer? Bisa Dimulai Dari Asumsi

Mempunyai sebuah data customer memang bisa memudahkan kita dalam melakukan promosi produk atau layanan dari bisnis nantinya. Namun jika memang kita belum memiliki data tersebut, maka kita bisa menebak dengan cerdas berdasarkan pengalaman promosi pertama yang sudah kita lakukan sebelumnya (jika belum melakukan promosi pertama kali, lakukanlah segera untuk bisa mendapatkan data).

 

Kita perlu sekali mengenali kriteria customer dengan mengetahui umur mereka, jenis kelamin, apa yang mereka butuhkan, dan juga lokasi. Itu yang nantinya akan membantu kita untuk mengetahui apakah bisnis kita mengarah ke B2B (bisnis ke bisnis) atau B2C (bisnis ke customer).

 

Cobalah Mulai Berinteraksi Dengan Banyak Customer dari Bisnis Kita

Jika ada suatu bisnis yang ditanya “ada berapa customer yang sudah anda ajak bicara?” mungkin kebanyakan akan berkata “belum ada”. Berinteraksi dengan para customer bisa membantu kita untuk mempelajari seperti apa kriteria mereka. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan feedback dari mereka terkait layanan bisnis kita (entah produk atau jasa).

 

Ada banyak perusahaan yang mengenali kriteria customer mereka dari berasumsi. Dengan sebuah asumsi, mereka bisa mendapatkan sebuah data terkait kriteria customer saat mereka pertama kali mencoba promosi ke target tersebut. Jika data yang sudah didapat, mereka akan mengubah halauan bisnis saat mereka tahu pasar mereka yang sebenarnya. Ini yang biasanya disebut Pivot, seperti yang ada pada metodologi Lean Startup.

 

Baca Juga : Alasan Anda Perlu Menguasai Social Media Advertising Secepatnya Untuk Kemajuan Bisnis

 

Mencoba Menemukan Data dari Kriteria Customer di Google Analytics

Kita bisa menemukan data-data dan mengenali kriteria customer kita melalui Google Analytics. Disana kita bisa melihat darimana sumber traffic website kita berasal, dan segala macam yang bisa membantu kita untuk mengenali kriteria customer.

 

Google Analytics Custom Report sangat berguna untuk digunakan. Disini ada beberapa laporan yang bisa membantu kita menemukan banyak data terkait customer kita. Beberapa datanya seperti :

  • Dimana sumber traffic yang menghasilkan konversi paling tinggi.
  • Konten mana dengan kinerja yang terbaik.
  • Keyword dengan konversi yang terbaik.
  • Landing pages dengan konversi terbaik.
  • Laporan ecommerce.
  • Dan lainnya.

 

Setelah kita dapatkan beberapa data dari sana, maka langkah selanjutnya adalah mempelajari data-data tersebut sebaik mungkin. Namun jangan hanya sekedar dipelajari saja, kita pun harus benar-benar mengetesnya. Jika traffic di website kita rendah, maka kita bisa menunjang traffic melalui Facebook Ads, atau Google Adwords untuk melihat seperti apa kriteria orang-orang yang datang ke website kita. Traffic website rendah tak akan menghasilkan banyak data, oleh karena itu perlu ditunjang dengan promosi berbayar.

 

Kesimpulan

Konversi selalu terjadi jika penawaran yang dilakukan bertemu dengan pengunjung yang berhubungan dengan apa yang ditawarkan. Jika tidak, maka penawaran tersebut tak akan menghasilkan apa-apa, hanya akan membuang-buang uang saja.

 

Relevansi akan mengarahkan kita ke penjualan. Gunakan selalu informasi yang di dapat untuk menghasilkan sebuah data yang valid. Kita bisa melihat data dari berbagai sumber, bisa dari hasil test dan juga bisa dari Google Analytics. Selalu test dan terus test, hasilnya akan memberikan banyak data yang bisa kita olah menjadi data-data yang valid dan bisa membantu untuk mendapatkan banyak konversi atau penjualan di bisnis yang dijalankan.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan