Tips Menggunakan Social Media Untuk Keperluan Marketing dan Membangun Brand Bisnis

Setiap pebisnis pastinya perlu melakukan promosi agar bisnis nya dapat dikenal oleh banyak orang. Promosi itu sendiri bisa dilakukan baik melalui rekomendasi dari mulut ke mulut, atau menggunakan social media, website, forum, dan lainnya.

 

Menggunakan Social Media

Social Media Marketing

 

Kegiatan promosi dari mulut ke mulut (word of mouth) sampai saat ini masih menjadi cara yang paling berfungsi dan efektif daripada cara-cara promosi yang lain termasuk promosi melalui internet, karena biasanya orang lebih cenderung mendengarkan rekomendasi teman dibandingkan dengan rekomendasi orang lain yang belum mereka kenal.

 

Namun berbeda dengan social media, di era digital seperti saat ini, cara berkomunikasi antar sesama lebih mudah disampaikan melalui social media. Kita juga bisa mempromosikan bisnis kita menggunakan social media, namun hanya saja membutuhkan strategi yang baik.

 

Mempromosikan suatu bisnis di social media tidaklah mudah dan juga tidaklah sulit, kita hanya perlu membangun sebuah kepercayaan antara kita dan mereka (calon pelanggan kita). Bukan hanya membangun kepercayaan dengan calon pelanggan saja, kita juga perlu mengetahui apa saja yang mereka butuhkan, apa saja yang mereka inginkan, dan mengetahui apa saja yang mereka lakukan di social media seperti memposisikan diri kita layaknya teman bagi mereka (calon pelanggan kita).

 

Dengan memposisikan diri kita sebagai teman mereka, kita bisa lebih dekat dengan para calon pelanggan kita. Perlu diketahui bahwa orang lain tidak suka mendengar promosi, iklan, penawaran, dan lainnya. Tapi orang lain suka mendengar cerita dari teman mereka.

 

Seperti layaknya promosi dari mulut ke mulut, kita bisa merekomendasikan sebuah produk ke para calon pelanggan kita dengan memberikan sebuah cerita yang berakhiran merekomendasikan sebuah produk, hanya saja kegiatan promosi ini semua kita lakukan di social media. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membangun bisnis kita dengan menggunakan social media.

 

Fokus Satu Social Media

Untuk membangun sebuah brand bisnis dengan menggunakan social media, tidaklah efektif jika melakukan promosi dengan menggunakan banyak-banyak social media, terlebih lagi jika menggunakan banyak social media untuk keperluan marketing, tentunya hal tersebut tidak akan berjalan dengan baik (itu jika hanya kita yang menjalankan bisnis kita sendiri).

 

Fokuslah Satu Social Media

 

Namun jika kita mempunyai karyawan, kita bisa mempromosikan bisnis kita di banyak social media dengan masing-masing karyawan fokus kepada satu social media yang dijadikan sebagai sarana marketing untuk bisnis kita. Jika kita hanya sendiri yang menjalankan bisnis kita, ada baiknya kita fokus saja terlebih dahulu ke salah satu social media yang menurut kita akan membawa dampak baik kepada bisnis kita. Seperti contohnya social media: Facebook, Instagram, Twitter, LinkedIn, Google+, Pinterest dan lainnya.

 

Pilih Kepribadian Yang Digunakan Di Social Media

Ada banyak kepribadian yang digunakan di Social Media, kita ambil contoh pada social media Facebook. Ada pembawaan kepribadian yang santai dan ada juga pembawaan kepribadian yang serius, seperti contohnya berikut ini:

 

Menggunakan Social Media untuk Marketing

Perbedaan Antara Fanpage Facebook Citilink & Oreo via facebook.com/citilink | facebook.com/oreo

 

Lihat perbedaannya? Ya, terlihat dari cara mereka menggunakan kata-kata. Kedua pembawaan kepribadian diatas mencerminkan seperti apa bisnis nya, itu semua terlihat dari tulisan yang di posting di Facebook. Jadi untuk mendapatkan perhatian para calon pelanggan kita, pastikan pilihlah terlebih dahulu mau jadi apa kepribadian bisnis kita di social media.

 

Dan pastikan juga konten apa yang kita publish di social media, sudah seperti apa yang teman mereka publish, intinya posisikan diri kita sebagai teman mereka, bukan sebagai seorang pebisnis yang menawarkan produk kepada mereka.

 

Pilihlah Konten Apa yang Ingin di Publish

Sebelum mempromosikan brand bisnis kita, terlebih dahulu pilihlah konten apa yang akan kita publish. Seperti contoh jika target bisnis kita adalah para orang yang senang dengan game, maka konten video lah yang cocok untuk di publish. Tentunya konten video yang masih berkaitan dengan game.

 

Coba perhatikan posting video dari EA Sport ini, video ini mendapatkan 405 ribu kali ditonton oleh pengguna Facebook.

Menggunakan Social Media untuk Marketing

Contoh Video Dari Fanpage Facebook EA Sports via facebook.com/easportsfifa

 

Konten mana yang cocok untuk bisnis? Itu kembali lagi kepada seperti apa model bisnis kita, jika kita ingin orang lain melihat bisnis kita menarik, maka kita bisa publish konten video di social media. Namun jika kita ingin orang lain melihat bisnis kita sebagai bisnis yang serius, maka kita bisa menggunakan gambar atau links. Pengguna social media kebanyakan melihat konten baik gambar ataupun video karena mereka merasa:

 

Berdasarkan dari urutan diatas, perasaan kagum akan sesuatu menjadi nomor satu alasan paling kuat yang membuat banyak pengguna social media tertarik untuk melihat konten yang di publish di social media. Jadi cobalah anda untuk membuat konten semenarik mungkin agar pengguna social media yang berteman dengan anda tertarik. Dan pastikan juga konten tersebut masih terkait dengan bisnis apa yang anda kelola.

 

Apabila Sering Menggunakan Social Media, Tetapkan Jadwal Publish Konten di Social Media

Untuk publish di social media, kita tentunya tidak boleh terus menerus publish konten dalam waktu yang singkat. Jika publish konten terus menerus dalam waktu yang singkat, hal tersebut akan membuat para calon pelanggan kita akan merasa bosan atau bahkan merasa terganggu oleh keberadaan bisnis kita.

 

Oleh karena itu ada baiknya kita menjadwalkan kapan waktu yang tepat untuk kita publish konten di social media agar bisnis kita bisa dikenal banyak orang.

 

Berikut ini frekuensi optimal untuk masing-masing social media:

  • Facebook: Maksimal 2x sehari dan 5-10x seminggu
  • Twitter: 5x sehari atau 8x seminggu
  • LinkedIn: 1x sehari dan 20x sebulan
  • Google+: 3x sehari
  • Pinterest: 5x sehari
  • Instagram: 1-2x sehari

 

Dan waktu untuk publish nya adalah jam-jam kosong, seperti jam istirahat, jam makan siang. Atau bisa malam setelah semua orang (pengguna social media tentunya) bersantai di rumah nya masing-masing, dan yang terpenting adalah jangan publish pada jam-jam sibuk. Kenapa?

 

Karena tidak akan ada orang yang akan melihat konten yang kita publish di social media tentunya jika kita publish pada jam-jam sibuk mereka. Perlu kita ketahui bahwa social media sampai saat ini adalah media marketing yang sangat di besar-besarkan keuntungannya.

 

Padahal kenyataannya, social media bukanlah media yang tepat untuk mempromosikan suatu produk kepada banyak orang. Karena pada dasarnya, orang tidak akan tertarik untuk melihat apa yang mereka tidak ingin lihat (seperti iklan, promosi).

 

Kami katakan sekali lagi bahwa setiap orang lebih senang mendengar atau melihat sesuatu dari teman mereka, bukan dari orang lain. Oleh karena itu sebelum kita mempromosikan sesuatu kepada para pengguna social media, ada baiknya kita posisikan terlebih dahulu diri kita sebagai teman mereka, akrabkan lah diri kita dengan mereka.

 

Dengan seperti itu mereka akan dapat mendengarkan apa yang kita bicarakan (seperti rekomendasi produk). Karena kenapa? Mereka lebih percaya teman dibandingkan orang lain, dan teman mereka itu adalah kita (pemilik bisnis yang memposisikan dirinya sebagai teman mereka).

 

Jadi demikianlah tips-tips menggunakan social media untuk keperluan marketing dan membangun brand bisnis. Ilmu marketing tidak akan berfungsi jika tidak dipraktekan. Jadi, sudah siap membangun brand bisnis anda menggunakan social media?

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan