Meningkatkan Minat Pembeli Dengan Menambahkan Bonus Saat Penjualan

Pernah bukan kita melihat para penjual baik itu digital maupun penjual barang fisik memberikan bonus yang sangat besar nilainya dibandingkan jika melihat harga dari produk yang dijual? Nah itu adalah sebuah taktik untuk meningkatkan minat pembeli. Meningkatkan minat pembeli pada suatu produk sangat mudah apabila bonus yang diberikan sangat bernilai tinggi, seperti produk yang dijual nya.

 

Meningkatkan Minat Pembeli

Memberikan Sebuah Bonus Untuk Para Pembeli Produk Kita

 

Bonus itu adalah memberi sesuatu yang lebih disaat para pembeli mengambil penawaran untuk membeli produk kita, sehingga terkadang taktik memberikan bonus inilah yang menjadikan kita lebih berbeda dan lebih baik dari kompetitor kita. Namun pastikan apabila ingin meningkatkan minat pembeli agar produk yang dijual mendapatkan banyak konversi, maka berilah bonus yang sangat sangat berharga sehingga mereka berpikir sayang sekali untuk mereka abaikan.

 

Sebelum kita memutuskan membuat sesuatu untuk digunakan sebagai bonus saat penjualan produk utama kita, ada baiknya kita melihat pembahasan berikut ini tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat memberikan bonus kepada para pembeli produk kita.

 

1. Jangan Masukan Bonus Dengan Produk Utama

Hal ini tentunya berlaku untuk penjual produk digital, biasanya saat penjual menaruh bonus bersamaan dengan produk utama dalam 1 folder yang sudah di ekstrak dan langsung di download oleh para pembeli, kebanyakan pembeli akan menanyakan kepada kita “dimana letak bonusnya?”, dan hal itu akan membuat kita mendapatkan banyak pesan bertubi-tubi dengan pertanyaan yang seluruhnya sama.

 

Untuk mencegah hal tersebut terjadi kepada kita, ada baiknya bonus yang diberikan dipisahkan dari produk utama tadi, sehingga saat para pembeli membeli sebuah produk digital (katakanlah tool), maka mereka akan mendapatkan 2 folder yang berbeda, satu nya berisikan produk utama, dan satu folder lagi berisikan bonus nya.

 

2. Tetapkan Waktu Pemberian Bonus

Sebuah produk yang memberikan bonus berupa kupon diskon dari produk itu sendiri, biasanya memiliki waktu berjalannya bonus tersebut. Misalnya kita ambil contoh, ada penjual produk digital (katakanlah tool) lalu produk tersebut memberikan bonus berupa diskon 50%, hanya saja diskon tersebut berlaku hanya untuk 1 minggu, nah tentunya kita harus konsisten saat memberikan bonus tersebut.

 

Maksudnya seperti apa? Maksudnya adalah, saat kita memutuskan memberikan bonus diskon pada produk yang kita jual, maka konsisten lah dalam penentuan deadline bonus dari produk yang kita jual. Misalnya apabila kita memberikan diskon hanya berlaku 1 minggu saja, maka kita tidak boleh memperpanjang lagi, walaupun banyak pembeli yang berdatangan pada saat itu juga hanya untuk mendapatkan bonus potongan harga dari produk yang dijual.

 

3. Berikan Bonus yang Relevan Dengan Produk yang Dijual

Misalnya ada penjual laptop, dan apabila ada orang yang membeli laptop dari dia, maka pembeli akan mendapatkan sebuah kasur. Relevan? Tentu tidak. Bonus yang diberikan kepada pembeli produk kita tentunya harus relevan dengan produk utamanya. Apabila kita menjual sebuah tool, atau sebuah software untuk internet marketing, maka bonus yang harusnya diberikan adalah sebuah ebook, atau video tutorial cara penggunaan nya untuk meningkatkan penjualan di bisnis online nya.

 

Kesimpulan

Untuk meningkatkan minat pembeli pada produk yang kita jual, tentunya tidak semudah memberikan sebuah bonus, karena bonus yang diberikan untuk pembeli dari produk kita pun juga harus sama bernilainya dengan produk yang dijual, apabila bonus tidak bernilai, maka pembeli pun tidak akan tertarik dengan produk yang dijual. Mungkin saja tertarik dengan produk yang dijual, namun peminatnya akan sedikit.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan