Cara Menjadi Seorang Copywriter Handal yang Bisa Membuat Headlines yang Menarik Perhatian

Semua orang bisa menjadi seorang copywriter handal, karena pada dasarnya menjadi copywriter hanya butuh belajar dan terus praktek. Berbicara tentang copywriter tentu juga kita akan berbicara tentang copywriting, copywriter adalah pelaku dalam copywriting.

 

Copywriter

Menjadi Seorang Copywriter yang Handal Dibutuhkan Belajar dan Sering Praktek

 

Apa itu copywriter? copywriter adalah sebuah profesi yang bergelut di bidang periklanan yang bersifat komersil, dan tugasnya adalah untuk menulis naskah iklan, iklannya pun meliputi iklan banner, iklan televisi, radio, dan media-media lainnya. Kalo kita sering menonton TV dan melihat banyak iklan, maka semua iklan disana dibuat oleh seorang copywriter, tujuannya membuat iklan menjadi menarik.

 

Sebelumnya kita sudah berbicara, bahwa semua orang bisa menjadi seorang copywriter handal? Ya, memang bisa, hanya saja butuh pembelajaran dan sering praktek. Untuk mempelajari copywriting dan menjadi seorang copywriter yang handal, maka kita perlu menyimak pembahasan berikut ini.

 

Menjadi Copywriter Handal Dengan Terus Mengasah Skill Copywriting

Copywriting itu ibarat seperti sebuah pisau, semakin diasah maka semakin tajam, semakin tajam sebuah pisau, maka semakin berbahaya dan bisa mematikan. Pembelajaran apapun yang dipelajari, hanya dengan terus mengasahnya maka akan membuat apa yang dipelajari mempunyai sebuah efek yang luar biasa saat digunakan.

 

Lalu, apa saja yang harus dilakukan untuk belajar Copywriting dan menjadi seorang copywriter handal?

  • Tiru dan Cobalah Modifikasi Copywriting Terbaik yang Kita Temukan (Bisa Di Iklan TV, Internet, atau Radio)
  • Mengembangkan Gaya Bahasa dan Gaya Tulisan Kita, Cobalah Membuat Tulisan Berbeda Setiap Hari (Tujuannya Untuk Mengasah Skill Copywriting)

 

Dua hal diatas jika sering dilakukan, maka dengan hitungan waktu saja sudah bisa membuat sebuah headlines yang mematikan (yang bisa membuat orang sangat tertarik dengan penawaran).

 

Namun tidak hanya dua hal diatas saja yang akan kita pelajari, masih ada banyak cara yang harus dipelajari agar kita bisa menjadi copywriter handal.

 

Bagaimana cara mengasah skill copywriting kita agar bisa seperti orang yang sudah profesional (contoh saja Neil Patel)? Mari kita simak beberapa poin penting berikut ini.

 

1. Copywriting yang Baik Berasal Dari Inspirasi dan Kebiasaan

Sebuah kebiasaan yang baik dipadukan dengan inspirasi, sehingga bisa menghasilkan copywriting yang sangat-sangat powerful. Ada banyak faktor yang bisa membantu kita mendapatkan inspirasi untuk menulis copywriting yang baik, faktor tersebut seperti :

 

a. Posisikan Diri Kita Sebagai Seorang Penulis

Dengan memposisikan diri kita sebagai penulis yang handal, maka kita akan termotivasi untuk membuat sebuah tulisan yang bagus. Jika kita berpikir bahwa kita tidak bisa menulis tulisan yang bagus, maka kita salah. Semua orang pasti pernah berpikir. Berpikir sama saja seperti menulis, hanya saja itu ada di kepala. Untuk menjadikannya sebuah tulisan, maka kita hanya perlu menuangkannya ke selembar kertas.

 

b. Terus Membaca

Untuk bisa mengasah copywriting agar bisa lebih mematikan(baca: luar biasa) efeknya, maka kita diharuskan untuk terus membaca, membaca memang bukan keharusan, namun dengan membaca kita akan mendapatkan kosa kata baru yang nantinya bisa saja berguna untuk tulisan kita.

 

c. Terus Menulis

Tidak ada cara yang paling bagus dari cara ini, dengan terus menulis maka dengan sendirinya kita bisa menjadi seorang copywriter handal. Hanya saja kita perlu menulis dengan melihat bahan copywriting dari orang lain. Istilahnya, Amati, Tiru, Modifikasi, namun tidak boleh asal tiru saja ya (tindakan copas).

 

Baca Juga : 3 Strategi Copywriting yang Meningkatkan Konversi

 

2. Melakukan Riset Bahan

Dalam dunia marketing, membuat iklan dan melakukan riset, selalu berjalan berdampingan. Mungkin sebagian orang mengatakan bahwa melakukan riset itu hanya buang-buang waktu saja, nyatanya melakukan riset akan membuat kita mengerti mana cara yang masih bekerja dan mana cara yang tidak. Untuk mengasah skill copywriting dengan cara meriset, kita bisa melakukan hal-hal berikut ini :

 

a. Mendengar Dari yang Terbaik

Mendengar adalah bentuk pembelajaran secara tidak langsung, kita bisa mendengar orang berkata secara tiba-tiba dan bisa saja mengambil setiap pembelajaran dari apa yang kita dengar. Coba dengar iklan yang ada di Radio, dan TV, amati bahan yang mereka gunakan.

 

b. Melihat Sendiri Apa yang Para Terbaik Lakukan

Lihat, amati, dan cari tahu sendiri apa yang dilakukan oleh para copywriter terbaik di dalam pemasarannya. Pelajari bagaimana cara mereka berpikir, tiru idenya (namun tidak boleh sama 100%), dan catat.

 

3. Memulai Untuk Menulis, Tuangkan Apa yang Ada Di Pikiran Kita

Copywriter

Copywriting yang Bagus Ibarat Pisau yang Diasah

 

Bagian yang mungkin bisa dikatakan sulit adalah saat memulai menulis. Menulis naskah copywriting tidak akan berjalan mulus jika tidak dibarengi ide, karena itulah ide sangat berperan penting dalam copywriting. Berikut ini beberapa tahapan-tahapan yang membantu.

 

a. Mengembangkan Proposisi Nilai

Kita harus bersiap untuk menjawab 2-5 pertanyaan ‘mengapa’ secara terus menerus, sehingga kita dapat mengartikulasikan secara tepat bagaimana kita memberikan sebuah nilai.

 

b. Mendeskripsikan Pembaca

Kita juga harus tahu seperti apa pembaca kita? bagaimana menjelaskan secara rinci? Dan dengan siapa kita berbicara? Jika kita tidak tahu dengan siapa dan seperti apa kita berbicara, bagaimana kita bisa membantu mereka dan bagaimana kita bisa membuat penawaran terbaik untuk mereka?

 

c. Cobalah Membuat List Apa yang Ingin Disampaikan

Buat list dapat membantu kita untuk mengatur tahapan-tahapan apa yang ingin kita sampaikan kepada audience. Semua poin tersebut mencakup segala ide yang kita pikirkan yang ingin disampaikan.

 

d. Menulis Bagian yang Termudah Dahulu

Jika copywriting yang dibuat terasa memberatkan, maka kita bisa melompati bagian yang tersulit terlebih dahulu. Tulislah apa yang paling termudah di pikiran kita, jangan sampai bagian tersulit membuat lambat jalan kerja kita.

 

e. Cobalah Untuk Menyusun

Seperti yang dikatakan oleh copywriting handal yang bernama Eugene Schwartz, “copy itu tidak ditulis, melainkan disusun”. Jadi kita harus menemukan bagian-bagian terpenting untuk copywriting yang dibuat, dan susun menjadi sebuah copywriting yang sangat-sangat powerful.

 

4. Menulis Headline

Copywriter

Menulis Adalah Kebiasaan Copywriter

 

Headline memang menjadi bagian terpenting dalam copywriting, bagaimana tidak, orang akan melihat suatu penawaran atau tulisan dari headlinenya terlebih dahulu. Itulah yang membuat headline menjadi bagian terpenting di copywriting.

 

Jika headline yang ditulis tidak memiliki efek mengundang orang, maka kita harus mencoba menggunakan headline-headline lain. Teruslah mencoba untuk test headline mana yang bagus di dalam copywriting yang dibuat.

 

Keberhasilan suatu copywriting, adalah terletak pada headline. Headline yang menentukan orang akan membaca atau melihat konten kita selanjutnya atau tidak.

 

a. Mengungkapkan Manfaat di Headline

Kita bisa melakukan test pada headline pertama kita, buat headline seperti “Bagaimana……..” dan kita isi bidang yang kosong tadi dengan topik yang ingin kita sampaikan. Maka kita sudah punya headline pertama kita.

 

b. Mengajukan Pertanyaan

Jika kita ingin orang terus membaca copywriting kita sampai habis, maka pastikan di sela-sela tulisan kita masukan pertanyaan yang provokatif, on-topik, dan mengundang rasa ingin tahu.

 

c. Gunakan Angka di Headline

Menyertakan angka pada headline berfungsi untuk meningkatkan rasa ingin tahu si pembaca atau orang yang melihat. Menyertakan angka itu sama halnya dengan memberikan poin-poin apa saja yang terdapat di tulisan kita. Poin-poin inilah yang mengundang rasa ingin tahu pembaca, pembaca pun akan sejenak berpikir “apa saja sih”, “daftarnya siapa aja ya?”, “lokasinya mana saja ya?”  dan lainnya yang membuat orang ingin mengetahui poin-poinnya.

 

Baca Juga :

 

5. Konten, Terakhir Tapi Bukan yang Terakhir

Terakhir tapi bukan terakhir, ya konten memang ada pada bagian terakhir poin-poin yang dibahas disini, tapi bukan yang terakhir yang harus dipelajari jika ingin menjadi copywriter handal. Konten disinilah pokok utama copywriting bisa menarik orang lain.

 

a. Berikan Kejelasan Pada Konten

Berikan kejelasan dari apa yang ingin disampaikan, misalnya kita membuat sebuah naskah untuk iklan di TV, maka iklan jangan terlalu bertele-tele, buatlah sejelas mungkin, agar yang melihat tidak bosan.

 

b. Mengarahkan Kepada Kekhawatiran

Pernah melihat iklan yang berkata “Ya, tapi…… dan karena itu….” Kalimat ini akan menempatkan diri pembaca atau yang melihat pada kekhawatiran. Semakin mereka takut, maka semakin mudah untuk ditawari. Pada bagian akhir iklanlah kita memberikan ketenangan, contohnya “Jangan khawatir, karena dengan produk ini anda……. dan…..” (Itu hanya contoh saja).

 

Kesimpulan

Dari semua poin-poin diatas yang harus dipelajari untuk menjadi copywriter handal diatas, tidak akan powerful jika tidak dipoles dengan bagian akhirnya. Seperti :

  •  Call to Action
  • Memberikan Value Lebih (Seperti Memberi Bonus)
  • Mengakhiri Dengan Kata-kata Semangat atau Memotivasi

 

Dengan begitu, semakin kita mengasah apa saja yang disebutkan diatas tadi, semakin tajam skill copywriting kita. Siapa saja bisa menjadi copywriter handal dan profesional, hanya saja perlu belajar dan sering melakukan praktek.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan