Mengetahui Bagaimana Perilaku Konsumen Saat Membeli Produk Online

Kenapa kita perlu mengetahui perilaku konsumen kita? Itu karena dengan mengetahui perilaku konsumen, produk apapun yang nantinya akan kita jual dapat atau bisa bersaing dengan kompetitor kita maupun kompetitor yang lainnya. Selain itu dengan memahami perilaku konsumen kita, maka kita dapat mengerti bagaimana cara memberi kepuasan kepada para konsumen produk kita.

 

Perilaku Konsumen

Mengetahui Seperti Apa Perilaku dari Konsumen Kita Saat Membeli Produk

 

Pembahasan kali ini lebih mengarah pada produk-produk yang dijual secara online, bukan offline. Tanpa peran dari para konsumen kita, tentunya apapun yang kita jual tidak akan pernah menguntungkan, karena tidak ada yang membeli, namun dengan adanya peran konsumen, produk apapun yang dijual, akan ada yang beli, itupun jika kita mengetahui bagaimana cara kita memberikan kepuasan kepada para konsumen produk kita, sehingga bukan hanya sekali membeli saja yang mereka lakukan, namun akan datang-datang dan kembali lagi kepada kita untuk membeli sesuatu yang mereka butuhkan.

 

Dengan mengetahui perilaku konsumen, harapannya adalah kita bisa memberikan kepuasan kepada para konsumen kita, dengan begitu bisnis online kita akan tumbuh dan terus tumbuh ke arah yang lebih baik. Konsumen produk kita tentunya akan lebih leluasa untuk merekomendasikan produk tersebut kepada teman-temannya ataupun relasi nya, dan itu berarti jangkauan bisnis kita akan menjadi lebih luas (tentunya dengan bantuan dari peran para konsumen di bisnis kita).

 

Mengetahui Perilaku Konsumen Sendiri

Lalu, bagaimana cara kita mengetahui perilaku konsumen kita sendiri? Caranya adalah dengan memposisikan diri kita sebagai konsumen dari produk kita. Dengan begitu kita akan mengetahui apa yang para konsumen tersebut butuhkan dan apa yang mereka mau. Maka dari itu, kita nantinya akan menemukan sebuah pertanyaan yang muncul di benak kita terhadap produk apa yang kita jual kepada mereka. Pertanyaan tersebut seperti:

 

  • Apa yang saya butuhkan dari produk ini?
  • Bagaimana cara saya mengambil keputusan antara memilih atau tidak memilih produk ini?
  • Bagaimana selera saya untuk membeli?
  • Dan lainnya.

Walaupun setiap konsumen memiliki pertanyaan-pertanyaan yang berbeda, namun tingkat keputusannya hampir sama, namun dalam pengambilan suatu keputusan, tentunya ada sebuah alternatif lain dari pertanyaan-pertanyaan yang ada di benak para konsumen. Berikut ini ada 4 jenis perilaku pembelian yang bisa kita simak, seperti :

 

1. Habitual Buying Behavior

Perilaku konsumen berikut ini didasarkan pada kebiasaan mereka dalam terlibat suatu pembelian sebuah produk. Dalam mengambil sebuah keputusan antara membeli atau tidak, perilaku konsumen berikut ini tidak terlalu mengambil pertimbangan yang terlalu lama mengenai merek yang ingin mereka beli, mereka lebih cepat untuk membeli sebuah produk dibandingkan perilaku dari konsumen lainnya.

 

2. Complex Buying Behavior

Dalam perilaku berikut ini, para konsumen lebih cepat menyadari perbedaan dari berbagai mereka yang dijual, mereka lebih memperhitungkan soal mahal atau tidaknya suatu produk, jarang dibeli, dan juga resiko dari produk tersebut. Sehingga konsumen yang memiliki perilaku ini lebih mempelajari produk tersebut sebelum akhirnya mereka membelinya.

 

3. Variety Seeking Buying Behavior

Konsumen yang berada pada perilaku ini lebih cenderung memilih dan mencari variasi ketika membeli berbagai merek suatu produk. Hal tersebut bukan karena mereka merasa tidak puas dengan apa yang mereka beli, melainkan karena variasi.

 

4. Dissonance Reducing Buyer Behavior

Para konsumen yang berada pada perilaku ini lebih cepat dalam mengambil keputusan saat membeli sebuah produk, mereka tidak banyak melihat perbedaan setiap merek, dan mereka langsung mempelajari produk yang ingin dibeli dengan melihat suatu informasi yang telah tersedia. Untuk kita yang ingin memulai berbisnis online, maka kita perlu mengetahui seperti apa perilaku konsumen kita, itu bertujuan untuk dapat lebih mempertimbangkan suatu keputusan yang nantinya para konsumen kita pilih.

 

Apa saja Faktor yang Dapat Pengaruhi Pengambilan Keputusan pembeli

Ada 2 faktor yang dapat pengaruhi pengambilan keputusan pembeli, yaitu faktor eksternal dan faktor internal, masing-masing tentunya di kelompokkan menjadi kelompok yang berbeda. Pada faktor eksternal, meliputi strategi marketing dan lingkungan sosial budaya, dan untuk faktor internal meliputi faktor psikologi konsumen kita. Daripada pusing, mari kita langsung ke pembahasan nya saja, berikut pembahasan nya.

 

Faktor Eksternal :

  • Faktor Budaya : Ini adalah faktor dari hasil kreativitas manusia dari generasi ke generasi, hal ini tentunya sangat berperan dalam menentukan bentuk perilaku konsumen sebagai anggota masyarakat.

 

  • Faktor Kelompok : Suatu kelompok yang dapat pengaruhi suatu sikap, norma, pendapat, dan juga tentunya perilaku konsumen.

 

  • Faktor Keluarga : Disini adalah sebuah unit terkecil dari sistem masyarakat yang bisa pengaruhi pengambilan keputusan dalam pembelian suatu produk.

 

Faktor Psikologi :

  • Faktor kepribadian : Faktor disini sangat penting dan pengaruhi sekali oleh faktor internal dirinya.

 

  • Faktor Pengalaman : Adanya perubahan perilaku yang disebabkan pengalaman sebelumnya, perilaku konsumen ini dapat dipelajari melalui pengalaman belajar. Pengalaman belajar berperan penting dalam menentukan tindakan keputusan dari pembeli.

 

  • Faktor Sikap dan Keyakinan : Faktor ini sangat berpengaruh dalam menentukan pembelian suatu produk, dan juga merek.

 

Dari beberapa poin diatas, kita seharusnya mengetahui seperti apa perilaku konsumen kita saat mereka ingin membeli produk kita. Pastikan kita mengetahui apa yang mereka pikirkan dan seperti apa mereka membeli sebuah produk, agar kita bisa mengerti bagaimana caranya memberikan kepuasan kepada pelanggan kita.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan