Targeting di Facebook Ads Menggunakan Persona Pembeli Untuk Meningkatkan Penjualan yang Harus Diketahui

Setiap pebisnis online tentu pernah merasakan hebatnya beriklan yang dapat menguras biaya iklan mereka. Mungkin itu adalah hal yang wajar, dan masalah tersebut bukan hanya karena kesalahan dalam targeting di Facebook Ads, ada faktor lainnya. Namun jika kita tidak mengevaluasi iklan sebelumnya, maka kita tidak akan bisa mendapatkan hasil yang maksimal untuk iklan kita yang berikutnya. Beberapa audience kita tentunya membutuhkan solusi, dan solusi tersebut tentunya harus ada dalam penawaran produk kita.

 

Targeting di Facebook Ads

Targeting Dengan Menggunakan Persona Pembeli di Facebook Ads

 

Perlu diketahui, setiap penawaran yang kita berikan, misalnya ke 10 orang, 2 dari 10 orang tersebut membutuhkan solusi dari kita alias tertarik dengan penawaran kita, 8 lainnya tidak peduli dengan penawaran kita. Itulah yang terjadi saat kita beriklan. Dan saat kita menargetkan iklan ke banyak audience, sebenarnya kita sedang menghabiskan biaya iklan yang kita punya.

 

Oleh karena itu dalam hal targeting di Facebook Ads, kita harus tahu cara menggunakan persona pembeli untuk dapat meningkatkan efektivitas targeting di Facebook Ads pada iklan kita. Sebelum pada pembahasan utamanya, mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan apa yang dimaksud dari persona pembeli.

 

Apa Itu Persona Pembeli? dan Apa Fungsinya Dalam Targeting di Facebook Ads ?

Persona pembeli ini adalah gambaran dari pelanggan ideal yang kita punya, dan itu semua di dasari dari riset pasar serta data tentang pelanggan yang sudah ada atau kita miliki. Persona pembeli yang sudah kita miliki dapat membantu kita untuk fokus kedalam iklan kita daripada hal-hal yang lain, tentunya kita bisa fokus dalam meningkatkan ROI, menarik calon pembeli, serta memaksimalkan iklan agar iklan bisa lebih menarik dan menghasilkan.

 

Dalam hal meningkatkan ROI, tentunya kita dapat menargetkan orang yang membutuhkan penawaran (terdapat solusi) dari kita, dan tentu ada kemungkinan kita bisa mendapatkan hasil iklan yang maksimal dengan biaya serendah mungkin.

 

Dalam hal targeting di Facebook Ads, tentu kita bisa menargetkan audience berdasarkan:

  • Lokasi
  • Jenis Kelamin
  • Usia
  • Minat
  • Bahasa

Dan masih banyak lagi, namun sayangnya itu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal apabila kita tidak memiliki persona pembeli. Tanpa persona pembeli, tentu saat kita mentargetkan audience, kita perlu menebak, ini dan itu dan lainnya.

 

Saat kita menebak dalam upaya kita melakukan targeting di Facebook Ads, tentu saja hal tersebut seperti kita sedang berjudi. Dan tentunya hal seperti itu tidak perlu kita lakukan, karena beresiko sangat besar (menghabiskan biaya iklan). Baca artikel berikut ini yang berjudul Beriklan di Facebook Dengan Biaya Murah untuk mempelajari cara beriklan di Facebook dengan biaya yang rendah. Fungsi persona pembeli sendiri dapat memungkinkan kita menentukan penargetan yang tepat pada audience untuk iklan kita, sehingga kita tidak perlu menghabiskan biaya iklan kita lagi.

 

Sebagai contoh, coba anda perhatikan iklan berikut ini di Facebook:

targeting di Facebook Ads

Beberapa Contoh Iklan di Facebook

 

Disana terdapat gambar 2 iklan, yang bagian atas dari codefights dan bagian bawah dari eduexpos. Coba mari kita perhatikan:

 

Codefights disini konten nya tidak terlalu dimengerti oleh orang kebanyakan, mungkin bagi sebagian orang yang melihat akan kebingungan maksud dari berperang code itu apa, namun sebagian orang lagi mungkin tahu maksud tersebut. Nah, berbeda dengan Eduexpos, disini konten nya terlihat jelas maksud apa dari penawaran mereka. Dan dari sini kita bisa ambil kesimpulan bahwa kita perlu mengembangkan persona pembeli untuk meningkatkan usaha kita dalam penargetan iklan di Facebook. Namun cara seperti apa yang harus kita lakukan?

 

Cara Mengembangkan Persona Pembeli

Untuk mengembangkan persona pembeli tentunya ada beberapa hal yang umum dan dapat kita temui di klien kita saat ini. Contohnya seperti:

  • Ciri-ciri kebiasaan dan perilaku pembeli.
  • Karakteristik demografi.
  • Kebutuhan mereka yang umum terkait dengan solusi yang kita tawarkan.
  • Dan, psikografis.

 

Mengembangkan persona pembeli, tentunya kita harus meneliti seluruh konsumen kita saat ini, agar kita tahu langkah seperti apa yang pas untuk mengembangkan persona pembeli yang kita miliki. Berikut ini ada beberapa langkah yang mudah dan bisa kita lakukan untuk mengembangkan persona. Seperti:

 

1. Memikirkan Konsumen, Apa yang Dibutuhkan dan Apa Solusi Untuk Mereka

Langkah awal ini adalah langkah dimana kita perlu mengidentifikasi kebutuhan pasar kita sebanyak mungkin. Kita perlu memikirkan apa yang dibutuhkan konsumen kita, solusi apa yang mereka butuhkan, keinginan apa yang dimiliki oleh konsumen kita, dan lainnya.

 

Bahkan kebutuhan-kebutuhan yang dipikirkan oleh konsumen kita bisa saja tidak berhubungan dengan produk kita. Namun dari itu kita bisa mendapatkan:

  • Konversi yang tinggi.
  • Biaya iklan yang rendah.
  • Trafik yang tinggi.
  • Lebih terotomatisasi.

 

2. Pikirkan Demografis Konsumen Kita

Untuk mengetahui karakterisitik demografi yang paling umum dari konsumen kita, maka kita bisa membuat beberapa daftar yang kita ketahui dari konsumen kita. Seperti:

  • Jenis Kelamin
  • Usia
  • Agama
  • Pendidikan
  • Lokasi
  • Pendapatan
  • Bahasa
  • Hubungan

 

3. Pikirkan Psikografis Konsumen Kita

Dalam hal ini, tujuan kita harus dapat menemukan apa yang bisa mendorong atau memotivasi dengan tindakan mengajak ke para konsumen kita. Seperti dari:

  • Website apa yang sering mereka kunjungi.
  • Apa hobi yang paling mereka sukai dari hobi-hobi yang lain.
  • Brand apa yang mereka sukai dan paling banyak dipakai.

Kita ambil kesimpulan bahwa psikografis dapat dihubungkan dari:

  • Kepribadian
  • Pendapat
  • Minat
  • Gaya Hidup

 

4. Pikirkan Perilaku Konsumen Kita

Kita tentu bisa memikirkan hal apa yang melibatkan perilaku dari konsumen kita. Contohnya kita bisa memikirkan tentang:

  • Cara komunikasi seperti apa yang mereka senangi, berhubungan dengan brand.
  • Perilaku mereka terhadap produk kita, misal: apakah prospek kita kenal atau sudah terbiasa dengan produk kita.
  • Kebiasaan membeli mereka, contohnya seperti: apa yang membuat mereka membeli produk kita.

 

Kesimpulan

Untuk mengembangkan persona pembeli, kita bisa menggabungkan keempat tahapan diatas tadi menjadi satu. Dengan begitu kita sudah memiliki sebagian besar informasi konsumen kita, dan tentunya bisa kita gunakan untuk membuat persona pembeli kita.

 

Dalam hal targeting di Facebook Ads, tentunya tidak pernah semaksimal apabila kita memiliki persona pembeli. Oleh karena itu dalam usaha kita targeting di Facebook Ads, pastikan kita memiliki persona pembeli. Saat semua tahapan telah kita lakukan, maka kita akan memiliki gambaran pembeli ideal yang berdasarkan informasi yang sudah kita pikirkan dan kita cari sebelumnya untuk membangun persona kita.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan