Teespring Tips: Langkah Awal Memulai Menjual Desain Kaos

Siapapun senang jika hasil desain nya diterima oleh banyak orang, terlebih lagi ada orang yang bersedia membayar karena senang dengan hasil dari desain nya. Tentu bagi anda yang senang dan mempunyai hobi mendesain untuk kaos, ada baiknya anda mencoba untuk mendesain dan menjual desain anda di Teespring.

 

Desain Kaos di Teespring

Teespring

 

Hobi hanyalah sekedar hobi, namun jika kita ingin membuat hobi itu menghasilkan keuntungan untuk kita, maka tidak ada salahnya kita mencoba untuk menjadikan hobi tersebut sebagai penghasilan utama kita, bukankah kerja yang paling enak itu adalah hobi yang dibayar?

 

Masuk ke topik utama, kali ini tentang bagaimana cara menjual desain kaos di Teespring. Apa itu Teespring? Teespring adalah sebuah perusahaan yang menyediakan layanan pembuatan desain kaos dan cetak sekaligus mengirimkan hasil cetakan atau pesanan berupa kaos tersebut ke konsumen.

 

Teespring ini didirikan oleh Walker Williams dan Evan Stities-Clayton pada tahun 2012. Perusahaan bernama Teespring ini klaim sudah menjual dari 12 juta item ke seluruh dunia setiap tahunnya. Banyak orang ingin bergabung dan menjadi bagian di dalam bisnis ini, bahkan tak sedikit orang yang hanya mendesain secara asal-asalan namun ternyata disukai dan diminati oleh banyak orang.

 

Akibatnya, Teespring menjadi salah satu dari beberapa perusahaan sejenis yang paling digemari oleh para pendesain baik itu pemula ataupun yang sudah profesional untuk menjual hasil desain-desain mereka. Lalu, bagaimana caranya kita menjual desain kaos di Teespring?

 

Tahapan 1 : Gabung di Teespring

 

Desain Kaos di Teespring

Bergabung di Teespring

 

Kita juga bisa bergabung di Teespring dengan login melalui Facebook, Google, atau Yahoo. Namun jika ingin menjadikan ini sebagai suatu bisnis utama kita, maka ada baiknya kita membuat email baru khusus untuk menerima pemberitahuan dari Teespring saja.

 

Tahapan 2: Buat Desain Pertama

 

Desain Kaos di Teespring

Membuat Campaign Kaos

 

Untuk mulai mendesain kaos, kita bisa langsung klik ‘Launch a Campaign’ pada bagian atas paling kanan.

 

Tahapan 3: Buat Desain Unik

 

Desain Kaos di Teespring

Mendesain Kaos

 

Setelah kita klik ‘Launch a Campaign’ maka kita akan langsung diarahkan pada halaman yang dikhususkan untuk mendesain kaos. Kita bisa mendesain kaos menggunakan desain-desain yang Teespring berikan, atau bisa juga upload desain kita sendiri.

 

Tips: Agar kaos mendapatkan banyak pembeli, maka pastikan desain yang digunakan pada kaos haruslah unik. Jika bisa, buatlah desain yang sedang populer pada target lokasi mana yang kita tuju. Pilihan warna usahakan warna gelap, karena warna gelap lebih banyak disukai. Kaos berwarna putih terkesan murah.

 

Misal: Kita menargetkan pada penduduk USA, maka buatlah desain menarik yang sedang menjadi populer disana. Sesuaikan menurut apa yang penduduk disana gemari atau sukai. Pastikan hal tersebut sesuai niche yang kita masuki.

 

Tahapan 4: Tetapkan Target Penjualan

 

Desain Kaos di Teespring

Tetapkan Goal Campaign

 

Setelah desain kaos di Teespring yang kita buat sudah selesai. Maka langkah selanjutnya adalah kita menetapkan target penjualan kaos kita. Misalkan kita menargetkan kaos kita hanya terjual 20 namun ternyata kaos kita mendapatkan pembeli lebih dari 20 maka itu sudah bisa dikatakan untung. Tapi jika kita tetapkan 20 namun hanya terjual 1, apabila fitur Goal for One tersedia, maka keuntungan kaos tetap bisa kita ambil (terima).

 

Disana ada beberapa pilihan warna yang bisa kita pilih untuk warna kaos kita, semakin sedikit warna yang dipakai maka semakin kecil harga kaos, harga tersebut bisa ditetapkan oleh perusahaan pencetak kaos nya, atau juga dari kita, tapi lebih baik mengikuti rekomendasi harga dari perusahaannya saja.

 

Tahapan 5: Buat Deskripsi Untuk Kaos

 

Desain Kaos di Teespring

Isi Deskripsi Campaign

 

Disini kita akan menuliskan deskripsi singkat yang menjelaskan kenapa orang harus membeli kaos kita.

 

Tips: Untuk membuat deskripsi, usahakan membuat kata-kata yang heboh, seperti ajakan untuk tidak menunda-nunda untuk membeli. Jika tidak punya ide untuk membuat deskripsi disini, kita bisa melihat deskripsi campaign milik orang lain. Karena hampir semua campaign di Teespring sama (walau tidak 100% sama).

 

Misal: Sebentar lagi akan ada natal, maka buatlah kata-kata yang berkaitan dengan natal, seperti ”Rayakan lah natal dengan baju natal yang unik bersama keluarga tersayang” atau kata-kata yang lainnya, namun harus berbahasa Inggris dan bersifat mengajak untuk tidak menunda-nunda untuk membeli.

 

Tahapan 6: Buat Batasan Penjualan

 

Desain Kaos di Teespring

Launch Campaign

 

Disini kita bisa setting kapan batas akhir penjualan untuk kaos kita. Seperti contoh diatas, kami hanya membatasi penjualan kaos untuk 5 hari saja. Kita juga bisa setting url untuk halaman penjualan kaos kita di Teespring.

 

Tips: Jika ingin menjual kaos untuk perayaan atau hari raya, usahakan setting waktu saat 2 bulan sebelum waktu hari raya tersebut mulai, karena pihak Teespring pun juga butuh waktu untuk pengiriman.

 

Namun jika mendesain kaos untuk hal-hal yang sedang populer misalkan: Film. Maka setting hanya pada saat waktu atau film tersebut tayang dan sedang hangat diperbincangkan.

 

Tahapan 7: Mencari Traffic Untuk Mendatangkan Calon Pembeli

 

Desain Kaos di Teespring

Tampilan Kaos yang Dijual

 

Ini adalah salah satu tampilan kaos untuk hari raya natal. Desain nya pun dicampur dengan hal yang sedang populer saat ini di USA seperti gaya tarian dari penyanyi Drake. Untuk menjual kaos di Teespring, disini lah tahapan yang bisa dibilang sulit dan gampang. Kenapa? Karena disini lah kita diharuskan mencari traffic untuk mendatangkan banyak-banyak calon pembeli untuk membeli kaos dengan desain yang kita buat atau upload di Teespring.

 

Tips: Kita bisa mempromosikan kaos kita melalui Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, dan social media lainnya. Bisa menggunakan promosi berbayar seperti beriklan, bisa juga menggunakan promosi yang gratis seperti share ke teman-teman terdekat untuk membeli kaos kita. Namun kami sarankan untuk menggunakan promosi berbayar seperti menggunakan iklan.

 

Cara Agar Calon Pembeli Tertarik Dengan Kaos Kita

 

  • Tips 1: Beri Alasan Kuat Kenapa Harus Membeli Kaos Kita.

Untuk membuat calon pembeli sangat tertarik kepada kaos kita, walaupun desain nya tidak terlalu menarik, kita bisa memberikan alasan yang kuat di dalam deskripsi tadi dengan menyertakan sesuatu hal yang besar.

 

Contohnya seperti: “Buy this T-Shirt and Show Your Support to……..” atau “ Wear this T-Shirt and Show to Your Friends That You Care About……..” dan kata-kata lainnya yang bersifat mengajak untuk membeli.

 

  • Tips 2:  Limited Edition.

Katakanlah bahwa kaos yang kita jual di Teespring adalah produk yang eksklusif dan hanya dijual terbatas. Misalkan gunakan kata-kata seperti: “Limited! You can’t find this T-Shirt anywhere in store. A Great collector item!” atau gunakan kata-kata yang lainnya yang bersifat memberikan pernyataan bahwa kaos yang kita jual itu adalah barang eksklusif.

 

  • Tips 3: Berikan Jaminan Uang Kembali.

Ungkapkan bahwa produk kaos kita memberikan jaminan uang kembali. Misalkan menggunakan kata-kata seperti “100% statifaction guarantee or your money back! (for any reason)” atau kata-kata yang lainnya.

 

  • Tips 4: Yakinkan Calon Pembeli Untuk Tidak Menunda Pemesanan.

Agar calon pembeli tidak menunda untuk memesan, maka berikanlah kata-kata seperti “Dont wait! Reserve yours today and pay later!” atau bisa juga menggunakan kata-kata yang lainnya..

 

Cara Mempromosikan Kaos Kita di Teespring Menggunakan Iklan

Agar kaos yang kita jual di Teespring mendapatkan pembeli, maka otomatis yang harus kita lakukan adalah mendatangkan calon-calon pembeli dari banyak tempat, misalkan dari social media seperti Facebook, Twitter, Pinterest dan media sosial lainnya. Berikut ini beberapa cara yang bisa mendatangkan calon pembeli ke halaman penjualan kaos kita di Teespring:

 

  • Cara 1: Targetkan Pembeli.

Targetkan pembeli utama kaos kita, seperti misalkan jika kaos kita memiliki desain berupa orang yang sedang bersepeda atau typografi yang berkaitan dengan sepeda, maka tentu orang yang harus kita targetkan di dalam promosi kaos kita adalah orang yang suka bersepeda. Intinya produk kita harus sesuai dengan minat orang-orang yang kita targetkan untuk iklan kaos kita.

 

  • Cara 2: Percepat Batas Waktu Iklan.

Biasanya orang yang ingin membeli kaos akan menunda-nunda untuk membeli jika mereka melihat iklan kaos yang dipromosikan dengan waktu yang lama. Bukan mereka merasa bosan, namun mereka biasanya menunda karena mereka masih memiliki waktu yang lama untuk memutuskan membeli kaos tersebut. Jadi ada baiknya batasi waktu iklan dan jangan buat iklan dengan waktu yang terlalu lama.

 

Demikianlah gambaran kecil dari menjual kaos di Teespring, jika ada yang ditanyakan, silahkan tulis di kolom komentar dibawah ini.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

36 Comments

  1. Sore, salam kenal saya Tony.
    Saya tertarik dengan artikel yang anda tuliskan. Kalo boleh saya tanya apakah usaha ini sekarang masih ada dan apakah produk ini bisa dijual di indonesia.
    Thanks

    Post a Reply
    • Teespring saat ini masih bagus untuk dicoba, dan Teespring sampai saat ini masih ada. Ada banyak seller Teespring di Indonesia, bahkan juga di dunia.

      Teespring bisa dijual di Indonesia, namun jika mau mencoba menjual kaos di Teespring, alangkah baiknya kita target market USA atau EROPA. Jika di Indonesia saya kira akan sedikit market yang tertarik. Namun anda bisa coba Platform lain khusus di Indonesia seperti Tees.co.id, dan lainnya. Semoga membantu.

      Post a Reply
      • Thanks banget informasinya nya, artikel di blog nya sangat bermanfaat.

        Post a Reply
  2. Jika desain produk yang kita post tidak mencapai batas target penjualan, bagaimana ya? Apakah ada sanksinya? Untuk mem-postingkan desain produk kita, gratis ataukah berbayar? Terimakasih.

    Post a Reply
    • Sanksi biasanya terjadi apabila desain melanggar (bisa di hak cipta, bisa karena meniru desain orang 100%, dll). Untuk batas target penjualan, jika menggunakan file PNG yang beresolusi tinggi atau file EPS biasanya akan muncul fitur “Goal for One” dimana apabila penjualan hanya terjadi 1 atau 2 penjualan, maka komisi dari penjualan tersebut tetap bisa kita terima, walaupun kita set goal 50 atau bahkan 100.

      Dan untuk mempromosikan kaos Teespring, bisa menggunakan Facebook Ads. Disarankan berbayar, karena tujuan utama promosi kaos Teespring adalah untuk mencari pengunjung yang mengunjungi penjualan kaos Teespring kita. Makin banyak orang yang mengunjungi, makin banyak konversi yang terjadi.

      Semoga jawaban ini dapat dipahami dan membantu ya.

      Post a Reply
  3. Thanks untuk artikel keren ini. Tips-tips nya sangat bermanfaat. Pertanyaan saya, untuk mendatangkan pengunjung/pembeli dengan facebooke ads, jenis iklan yang mana yang biasanya profitable? Antara budget iklan fb ads dengan pembelian yang terjadi di teespring?

    Post a Reply
    • Promosi ini kan bertujuan untuk mendatangkan orang ke halaman produk, maka dari itu akan lebih baik jika menggunakan objektif iklan Click to Website (CTW). Tapi jika ingin Konversi maka harus menggunakan WC (Website Conversion).
      Untuk untung atau tidaknya iklan (dari pembelian yg terjadi), itu tergantung dari budget iklan harian (daily budget)/bidnya bagus atau tidak, ad image, dan ad copy yang digunakan.

      Post a Reply
  4. Apakah untuk memulai bisnis ini kita harus punya sebuah website/blog sendri? Apa memang tidak ada kaitan nya dengan hal itu?

    Post a Reply
    • Tidak harus memiliki website, karena ini kan kita menjual kaos melalui Teespring langsung, bukan dari website. Tapi jika kaos yang dijual memang ingin anda promosikan melalui websitenya sendiri (tidak melalui FB Ads) maka ya buat website. Semoga membantu ya.

      Post a Reply
  5. Kalau yang tidak jago desain di Teespring bisa berbisnis gak mas disitus itu?

    Post a Reply
    • Bisa aja. Anda bisa membuat tim atau partner bisnis untuk menjalankan bisnis ini. Jadi anda yang promosi, lalu teman anda yang mendesain. Sistemnya nanti bagi keuntungan. Persenannya bisa terserah anda dan teman anda seperti apa maunya.

      Post a Reply
  6. Saya baru memulai untuk mengiklan kan produk saya..
    Tapi keterangan di atas mengatakan ada baik nya membatasi waktu iklan kita, maksud dari membatasi waktu iklan itu seperti apa ya kak?
    Mohon bantuan nya kak?

    Post a Reply
    • Di Teespring kaos akan diproduksi setelah masa campaign selesai. Dan pengiriman produk dilakukan kurang lebih 14 hari setelah diproduksi/beberapa hari masa campaign berakhir. Jadi saat membuat campaign di Teespring, ada baiknya jangka waktu diperpendek (saya biasanya 5-7 hari), agar nanti customer tidak menunggu lama untuk menerima barang yang sudah dibelinya. Lalu jika anda ingin campaign tersebut tetap ada di Teespring, maka anda bisa relaunch dan tetapkan batas masa campaignnya akan berakhir kapan. Semoga membantu ya 😀

      Post a Reply
  7. Salam pak. Saya baru memulai belajar dan launch tshirt teespring saya pak. Yang saya lihat dan baca dari pengalaman orang yang baru mulai kenapa sepertinya teespring semakin banyak pemain dan tidak semudah seperti tahun tahun sebelumnya ya pak? Apakah masih worthed untuk dikerjakan? Termasuk sudah jenuh atau telat gak sih pak Willy? dan untuk tools2 spt teespy/teegrasp, Insightzilla itu apa berguna kita beli dan langganan disana? Mohon info dan pendapatnya. Terimakasih pak.

    Post a Reply
    • Dicoba ditest dulu aja pak berjualan disana selama 1 tahun, misal bapak untung, bapak maju terus, misal belum untung, saran saya jangan patah semangat pak.

      Semakin banyak kompetisi itu kalo menurut saya semakin menarik, justru dengan banyaknya kompetisi berarti menandakan bahwa pasar tersebut bagus (karena banyaknya pemain). Misal jenuh atau tidaknya itu tergantung produk apa yang bapak jual, karena faktor yang mempengaruhi suksesnya campaign kaos bapak di Teespring itu adalah desainnya / nilai produk yg bapak jual kepada market disana.

      Kalo misal tools2 seperti itu, itu hanya membantu saja (mempermudah pekerjaan). Kembali lagi selebihnya tetap harus dikerjakan sendiri, misal riset desain dan lain-lainnya. Semoga membantu ya pak.

      Post a Reply
  8. Kalau dalam kaos yang kita design ada gambar/logo Teespring bisa tidak ya?

    Post a Reply
    • Tidak bisa. Karena itu melanggar hak cipta.

      Post a Reply
  9. Saya mencoba submit desain bergenre movie, tapi ada tulisan bahwa intinya gambar tersebut meniru. Apakah tetap bisa di submit? Karena saya lihat yang genre movie banyak sekali karakter yang meniru movie asli filmnya, lalu apakah ada efek samping nanti di penjualannya kalau kita memakai karakter yang ada pada movie tersebut?

    Post a Reply
    • Itu karena masalah hak cipta. Tapi ada juga beberapa film yang memperbolehkan dan bisa digunakan (karakter/logo/atau lainnya) untuk desain kaos. Coba anda cari tau lagi film-film mana saja yang tidak boleh menggunakan karakter/logo/atau hal-hal lainnya terkait film mereka dan film-film mana yang memperbolehkannya. Seperti kartun Dragon Ball misalnya, itu mereka memperbolehkan siapapun untuk mengunakan tokoh karakternya sebagai desain kaos. (Sebenarnya mereka bukan memperbolehkan, hanya saja mereka tidak peduli dengan masalah tersebut). Semoga membantu ya.

      Post a Reply
  10. Thanks untuk artikelnya. Saya mau tanya kalau saya sudah punya brand sendiri apakah juga boleh saya jual lewat Teespring, mengingat desain tersebut sudah saya jual via IG dan FB. Apakah ada ketentuan kalau jual di Teespring tidak boleh produksi sendiri? Thanks.

    Post a Reply
    • Bisa dari brand sendiri, ada beberapa juga yang memiliki brand sendiri yang menjual melalui teespring untuk memudahkan produksinya. Silahkan saja dicoba menjual brand kaos milik sendiri dengan Teespring. Pasti laku. Test aja.

      Post a Reply
  11. Mas, saya baru memulai di Teespring. Dan baru 1 desain yang saya jual, dan belum ada yang SOLD.
    Kalo saya tidak mempromosikan di FB Ads (karena minim biaya), apakah produk yang saya jual di Teespring bisa laku kah?

    Post a Reply
    • Bisa laku, nanti bisa jadi ada pembelian melalui website Teespringnya. Pastikan saja ketika launch design, URL desain dan deskripsinya dibuat sesuai desain kaos tersebut. Dan jangan lupa gunakan Tags pada desain kaos yang dijual. Bisa disetting melalui menu edit campaign. (agar memudahkan buyers mencari kaos sesuai desain yang mereka inginkan di web teespring. ex:Firefighter, Nurse, Dog, Cat, dll) Semoga membantu ya.

      Post a Reply
  12. Maaf mas mau tanya, saya masih bingung dengan proses pembagian keuntungan dr kaos yang kita jual. Apa kita harus punya kartu kredit dulu?

    Post a Reply
    • Profit dari setiap penjualan biasanya $9-$14 atau lebih tergantung Anda taruh harga dimana (dan setiap tipe pakaian bisa beda profitnya). Jadi setiap penjualan yang terjadi, misal Kaos harga $23 yang Anda jual dan profitnya tertulis $10, maka setiap ada yang membeli kaos dari Anda maka Anda dapat $10. Begitu.

      Kalau untuk menerima pembayaran, Anda bisa gunakan PayPal atau Payoneer. Semoga membantu ya! 😀

      Post a Reply
  13. Terima kasih ilmunya mas Willy

    Post a Reply
  14. artikel yg bagus sekali,
    btw untuk penjualan kaos untuk anak2 apakah disediakan jg ya?

    Post a Reply
    • Untuk anak-anak juga disediakan kok.

      Post a Reply
  15. Mas Mau Tanya..
    1.kalo kita udah desain tapi gak pernah promosi di FB ads kira kira desain kita bisa laku gak ya???
    2. Apakah Teespring merupakan marketplace terkenal seperti Bukalapk kalo di indo??

    Post a Reply
    • Jawabannya:
      1. Bisa laku. Tergantung main niche apa dulu. Kalau nichenya lagi trend/laku keras (seperti politik misalnya) di US, ada kemungkinan ikut laku keras (tergantung juga desainnya)
      2. Kalau di Indonesia, Teespring sedikit pembeli. Kalau mau jualan di Teespring, jual di US, atau EUROPE.

      Oh iya, kalau mau jual kaos di Indonesia, saya rekomendasikan jual kaos di Blazbluz. Banyak peminatnya di Indonesia, dan kualitas kaosnya juga bagus-bagus.

      Semoga membantu ya.

      Post a Reply
  16. setelah artikel ini di publis desember 2015 dan sekarang sept 2017 kira kira masih worth it gak yah, dah hampir 2 tahun juga dan pesaingnya juga dah rame banget :/

    BTW tulisannya bagus banget gan (Y)

    Post a Reply
    • Artikel ini mengarah ke dasar berjualan di Teespring. Untuk teknik-tekniknya dari awal sampai akhir sekarang tetap sama saja. Mungkin tampilan websitenya yang sedikit berbeda, tidak seperti dulu.

      Untuk persaingan, di Teespring sudah sangat ramai sejak tahun 2013 sampai sekarang (sepengalaman saya bermain di TS paling ramai antara 2014-2015 lalu). Mungkin Teespring baru-baru terdengar oleh banyak orang di Indonesia pada tahun 2016, dan sudah mulai banyak bermunculan pemain-pemain Teespring di Indonesia.

      Terimakasih gan. Semoga artikel ini bisa membantu ya gan.

      Post a Reply
  17. wah… gitu ya mas… makasih mas… blog nya membantu banget nihh

    Post a Reply
    • Sama-sama mas. Kalau mau laku di Teespring tanpa promosi di FB, coba cari niche yang sedang trend, seperti politik atau acara-acara seperti International Women’s Day, dll yg sejenis. Disana pasti banyak yang cari kaos-kaos menariknya, soalnya market-market seperti itu sekali digemari oleh masyarakat US pastinya banyak yang beli (tapi kembali lagi bagaimana desainnya). Kalo bagus, pasti laku.

      Post a Reply
  18. Maaf mau tanya kak, apakah teespring ini sangat cocok sekali bagi mereka yang ingin memulai desain kaos tapi minim modal?

    Post a Reply
    • Cocok. Karena ini kan POD (print on demand). Tanpa perlu modal produksi kaos, beli bahan kaosnya, dll. Jadi tinggal datangkan trafik aja ke halaman kaos yang dijual di Teespring/platform POD lainnya. Semoga membantu ya 😉

      Post a Reply

Tinggalkan Balasan