7 Teknik Beriklan di Facebook Tingkat Lanjut yang Jarang Orang Mengetahuinya

Jika kita menyadarinya, beriklan di Facebook pada awal tahun 2013 lalu hingga 2016 kemarin mengalami banyak sekali perbedaan, sudah jelas bahwa Facebook terus mengupdate algoritmanya terutama agar bisa menampilkan iklan ke pengguna Facebook dengan tidak mengganggu si pengguna tersebut. Terlebih faktanya Facebook menjadi salah satu lingungan digital terbesar yang ada di dunia saat ini (sekitar 1.7 miliar lebih orang di dunia berada disana).

 

Beberapa teknik yang perlu kalian ketahui saat beriklan di Facebook

 

Ketika kita sudah mulai masuk ke dunia Facebook Advertising, kita akan banyak disuguhkan dengan banyak fitur periklanan yang bisa membantu strategi marketing kita di Facebook. Dan hampir seluruhnya fitur yang tersedia disana adalah fitur-fitur terbaik, walau sebenarnya fitur yang paling terbaik masih disembunyikan oleh Facebook.

 

Tugas kita sebagai pengiklan di Facebook, adalah menggunakan berbagai fitur disana untuk membantu usaha pemasaran yang kita lakukan. Caranya adalah dengan mencoba satu-satu sesuai kebutuhan objektif iklan yang digunakan. Berikut beberapa teknik beriklan di Facebook yang jarang orang coba dan ketahui.

 

1. Post Gambar Melalui Instagram

Memang bisa post gambar melalui Instagram? Bisa saja. Dengan salin URL dari Instagram tersebut dan paste ke Fanpage yang ingin digunakan beriklan. Sebuah studi yang dilakukan oleh Buzzsumo menemukan bahwa gambar yang dipost di Instagram mendapatkan 23% lebih banyak interaksi atau engagement.

 

Teknik Beriklan di Facebook

Engagement via buzzsumo.com

 

Hal ini memang masuk akal, kenapa? Karena engagement antara Facebook dan Instagram jika kalian perhatikan justru lebih tinggi di Instagram dibandingkan di Facebook.

 

Bahkan menurut Brand Watch engagement dengan suatu brand 10 kali lebih besar dan tinggi di Instagram dibandingkan di Facebook, dan 54 kali lebih tingi dibandingkan Pinterest. Bahkan di Instagram 84 kali lebih tinggi engagement nya dibandingkan di Twitter (dimana Twitter adalah sosial media yang hampir mau punah).

 

Apa hal ini biasa saja? Tentunya tidak. Jika teknik ini digunakan untuk testing produk misalnya, maka ada kemungkinann engagement yang terjadi akan lebih besar dibandingkan post gambar melalui Facebook.

 

2. Jangan Gunakan Hashtag Jika Beriklan di Facebook

Hashtag memang banyak memberikan keuntungan pada suatu post, tapi hanya saja keuntungan tersebut bisa terjadi pada situasi tertentu. Jika digunakan di Facebook, yang terjadi adalah kurangnya engagement.

 

Pihak Buzzsumo memberikan informasi bahwa menggunakan hashtag pada suatu post saat beriklan di Facebook akan memberikan sedikit engagement dibandingkan dengan yang tidak menggunakan. Coba lihat pada gambar berikut ini:

 

Teknik Beriklan di Facebook

Hashtag dapatkan sedikit interaksi via buzzsumo.com

 

Apakah masih ingin menggunakan hashtag? Ya itu terserah kepada pengiklan. Jika kurang yakin dengan satu informasi, akan lebih baik jika lakukan split test. Hanya dengan cara tersebut kita bisa mengetahui mana yang bagus dan tidak bagus dari suatu post yang diiklankan.

 

3. Post ke Facebook Antara Jam 10 Malam Atau Tengah Malam

Jika punya fanpage yang memiliki banyak sekali audience (100ribu-1juta audience) misalnya, maka coba testing produk yang ingin dijualkan dengan cara post di fanpage tersebut pada jam 10 Malam atau sampai Tengah Malam. Lho, bukankah nanti tidak ada yang melihat post nya? Belum tentu.

 

Jika ingin hemat budget testing produk sebelum diiklankan, coba test ke audience di fanpage sendiri, dan coba lihatkan ke mereka pada jam 10 malam sampai tengah malam lebih. Kenapa alasannya? Ada dua alasan yang utama, yaitu:

 

Pertama, audience kita pastinya bukan hanya milik kita saja, mereka juga menjadi audience orang lain. Dan dengan jam yang sudah malam, membuat sedikit orang yang akan post konten, dengan kata lain berarti persaingan lebih sedikit di beranda Facebook, dimana post kita akan mudah terlihat dan cepat muncul di beranda audience kita.

 

Kedua, ada banyak orang yang terjaga sampai larut malam dan aktif di Facebook. Dan itu bisa kita manfaatkan untuk menjangkau mereka-mereka yang masih terjaga. Walau bukan tujuan utama untuk mendapatkan pembelian dari mereka yang terjaga, setidaknya mereka sadar akan munculnya post dari fanpage kita. Untuk lebih mengerti silahkan lihat gambar berikut:

 

Teknik Beriklan di Facebook

Jam publish malam via buzzsumo.com

 

Pastikan saja post ke fanpage sesuaikan dengan waktu setempat. Jika memang bermain market luar (US, UK ataupun Global) maka sesuaikan dengan waktu disana.

 

4. Gunakan Video Post Dengan Objektif Click To Website

Post dalam bentuk video memang menghasilkan banyak engagement (tergantung videonya), terlebih jika video tersebut terdapat beberapa elemen viral. Kenapa video? Jika diamati tahun 2016 sampai awal tahun 2017 saat ini, memang adalah masa-masanya konten video, dimana kebanyakan pemasaran mendapatkan lebih banyak konversi menggunakan video

 

Fakta menariknya adalah konten video menyumbang 3% dari keseluruhan konten di Facebook. Memang angka tersebut rendah, tapi nyatanya itu juga membuat peluang yang besar untuk pemasaran produk kita di Facebook, terlebih jika digabungkan dengan menggunakan objektif iklan Click to Website.

 

Iklan CTW dengan Video (bukan Video Ads) membantu audience langsung mudah menuju halaman penawaran/Landing Page. Karena ketika orang melihat video tersebut dengan waktu yang lama, Facebook secara otomatis akan mengarahkan audience ke halaman penawaran. Jika masih bingung, silahkan dicoba saja buat campaign objektif CTW dengan konten video.

 

5. Saat Split Testing, Libatkan Audience Dengan Keputusan di Penawaran Kita

Mungkin kalian pernah familiar dengan istilah “crowdfunding” dimana keputusan besar terjadi dengan kontribusi dari banyak orang. Disana juga bisa menjadi ladang banyak interaksi di suatu post yang diiklankan.

 

Kita bisa menerapkannya di campaign kita seperti contoh berikut:

  • Menanyakan audience kita untuk memilih produk terbaik di toko online kita misalnya
  • Menanyakan audience kita untuk memilih jika mereka mengalami A, maka bisnis kita harus lakukan apa untuk mereka (bagus diterapkan untuk bisnis jasa)
  • Dan lain-lainnya.

 

Dengan cara seperti ini kita bisa mendapatkan banyak audience yang rela meluangkan waktunya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kita dibandingkan kita langsung menawari mereka sebuah penawaran (walau itu dalam tahap split testing).

 

Saat split testing, langsung menanyakan produk mana yang ingin mereka beli dari kita secara langsung daripada membuat sebuah penawaran dengan banyak Adset maupun Ad justru lebih menghemat budget iklan kita. Walau dalam split testing tersebut Pixel belum dulu diwajibkan untuk digunakan (agar bisa filter audience mana yang berkualitas).

 

6. Buat Deskripsi Iklan di Facebook Kurang Lebih 150 Karakter

Saat sebelum beriklan di Facebook, lebih baik buat post terlebih dahulu di fanpage (publish post) daripada menggunakan post yang tidak terpublish (dark post). Jika tidak ingin di Spying oleh kompetitor, gunakan dark post adalah pilihan yang bagus, tapi jika rela di intip oleh kompetitor maka gunakan publish post saja.

 

Dalam post ini, penawaran yang ingin disampaikan kepada audience tidak boleh terlalu panjang, pastikan saja bahwa karakter yang digunakan tidak lebih dari 150 karakter. Semakin sedikit karakter yang digunakan (dalam deskripsi campaign) maka semakin banyak engagement yang bisa terjadi. Berikut data yang didapat dari Buzzsumo:

 

Teknik Beriklan di Facebook

Gunakan deskripsi yang sedikit via buzzsumo.com

 

Lihat? Post dengan 50 karakter mendapatkan banyak sekali interaksi dibandingkan yang menggunakan lebih dari 150 karakter. Jadi buatlah deskripsi yang pendek dan langsung masuk ke intinya. Jika ingin softselling maka gunakan saja video.

 

7. Gunakan CTA Buttons di Iklan Facebook Kita, Seperti “Learn More, Shop Now, dll”

Percaya atau tidak, rata-rata CTR di Facebook adalah 0.9%. Tapi menariknya adalah menambahkan tombol CTA di iklan dapat menambah CTR iklan kita menjadi 2.85 kali lebih baik. Bingung dengan cara membuat CTA buttons? Tenang, bisa kalian pelajari di panduan beriklan di Facebook berikut ini.

 

Untuk lebih memahami pembahasan menggunakan CTA Buttons, silahkan perhatikan gambar berikut ini yang didapat dari AdRoll.

 

Teknik Beriklan di Facebook

Gunakan CTA Buttons via AdRoll

 

Jadi masih mau beriklan tanpa gunakan CTA Button? Boleh saja. Itu terserah kalian.

 

Kesimpulan

Memang Facebook adalah primadona sosial media saat ini, mengalahkan Twitter (jauh sekali). Facebook juga sudah menjalani hidupnya sangat lama (tahun 2004 launch). Tapi walaupun begitu, Facebook selalu berinovasi, bahkan selalu memunculkan fitur-fitur baru yang menjadi andalan dari sosial medianya sendiri.

 

Misalnya membantu kita dalam beriklan di Facebook, dengan fitur-fitur periklanan canggihnya, dan hal-hal lainnya. Sebenarnya juga kita bisa menjangkau lebih banyak audience di Facebook dengan demografi iklan secara global, asalkan kekuatan budgetnya juga sesuai dengan audience yang ingin dijangkau.

 

Dengan teknik-teknik diatas tadi jika digunakan secara benar dan terstruktur, maka bukan tidak mungkin dalam 1 minggu sudah bisa mendapatkan Winning Campaign kalian (bisa jadi dalam 2-3 hari juga sudah Winning).

 

Sebenarnya masih ada lagi teknik-teknik beriklan di Facebook yang ingin dibahas, mungkin lain waktu di artikel yang berbeda. FYI saja, sebenarnya Facebook menyembunyikan banyak sekali fitur-fitur iklan yang sangat powerfull yang tidak dipublish di Ads Manager kita, dan bisa kita dapatkan dengan cara tertentu. Artikel terkait ini akan kita bahas di artikel selanjutnya. Jika bermanfaat silahkan di SHARE ke teman-teman kalian. Terimakasih.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

2 Comments

  1. Duh sedapnya ni artikel trima kasih

    Post a Reply
  2. Terimakasih banyak, saya hari ini berhasil memasang iklan facebook berkat tutorial pada blog ini. Salam kenal

    Post a Reply

Tinggalkan Balasan