Cara Menghasilkan Banyak Penjualan Dengan Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Menggunakan Content Marketing

Sebuah bisnis selalu dan sudah pasti untuk mencari keuntungan. Tapi jika yang hanya dilakukan hanyalah menjual dan menjual, bisa jadi pelanggan akan mudah bosan dan pergi meninggalkan produk atau jasa dari bisnis tersebut. Kepuasan pelanggan memanglah hal yang utama, maka dari itu kenapa dalam suatu bisnis tidak bisa hanya melakukan menjual dan menjual saja, tapi juga perlu mengedukasi.

 

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Kenapa kita perlu membuat pelanggan merasa puas?

 

Menjual sambil mengedukasi jika digabungkan akan menjadi sebuah strategi yang baik untuk bisnis. Itu karena mana mungkin pelanggan akan membeli suatu produk jika sebelumnya tidak diberikan edukasi terlebih dahulu? Tugasnya kita adalah memberikan edukasi terkait apa keuntungan antara produk yang dijual dengan edukasi yang diberikan.

 

Terlihat sulit? Sebenarnya tidak. Contohnya, membuat konten di blog. Namun dari blog itu kita juga menjual sebuah produk yang se-niche dengan konten-konten yang kita buat di blog. Semakin banyak konten yang mengedukasi pelanggan, maka kepuasan pelanggan akan semakin meningkat.

 

Kepuasan pelanggan akan terus berlanjut ketika edukasi yang mereka terima terasa bermanfaat, lalu ada kemungkinan besar mereka yang teredukasi akan memilih untuk membeli produk kita apabila produk tersebut bermanfaat juga dan bernilai besar untuk mereka.

 

Jika ada yang tidak membeli bukan karena mereka tidak teredukasi. Melainkan ada faktor internal lain seperti masalah biaya, atau tidak ada waktu untuk membelinya, dan lain-lain. Tapi ketika mereka terus teredukasi oleh konten yang dibuat, bukan tidak mungkin lagi mereka akan mempromosikan juga produk-produk kita kepada teman-temannya. Itulah kenapa menggunakan strategi content marketing sangat bagus untuk dilakukan apabila ingin menjual sebuah produk kepada pelanggan-pelanggan kita.

 

Riset yang dilakukan oleh Harvard Business Review mendapatkan sebuah data bahwa biaya untuk mendapatkan seorang pelanggan baru lebih besar daripada mempertahankan pelanggan yang sudah dimiliki (pelanggan lama).

 

Itu pertanda bahwa setiap bisnis pastinya akan selalu melakukan usaha untuk memperoleh pelanggan baru, setiap hari bulan atau tahun. Hal ini pula yang terkadang bisa mengakibatkan suatu bisnis mengabaikan pelanggan-pelanggan lama karena terlalu sibuk mencari pelanggan-pelanggan baru.

 

Coba pernahkan anda lihat ada sebuah produk yang pernah anda beli tapi jarang sekali memberikan update-update berupa materi atau panduan berkaitan tentang update produk yang mereka berikan? (misal anda membeli produk digital).

 

Atau pernahkan anda melihat ada sebuah produk atau jasa yang mengabaikan pelanggan lama karena terlalu sibuk mencari pelanggan baru, akhirnya saat pelanggan lama meminta bantuan, mereka tidak ditanggapi? Pernah? (tenang, anda tidak sendirian)

 

Agar kita tidak seperti beberapa contoh diatas, akan lebih baik jika kita memahami terlebih dahulu bagaimana caranya meningkatkan kepuasan pelanggan agar mereka tidak berpaling dan pergi dari bisnis kita.

 

Kenapa Kita Perlu Meningkatkan Kepuasan Pelanggan di Bisnis Kita? Bagaimana Caranya?

Pelanggan itu ibaratkan pasangan. Jika tidak diberi perhatian maka mereka akan pergi dari kita (simple kan?). Maka dari itu kenapa pelanggan perlu diperhatikan. Beberapa pemahaman penting mengenai meningkatkan kepuasan pelanggan bisa kita perhatikan pada pembahasan berikut ini :

 

Tadi sebelumnya kita berbicara kenapa konten berpengaruh penting terhadap kepuasan pelanggan. Hal itu juga yang menjadi sebuah faktor yang membuat interaksi terjadi dalam konten yang dibuat antara pelanggan dan konten tersebut. Semakin banyak interaksi terjadi, semakin menandakan bahwa para pelanggan tertarik dengan konten tersebut.

 

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

We Love Our Customer

 

Untuk menciptakan banyak interaksi, konten yang dibuat harus bisa memicu interaksi (dalam hal baik). Seperti :

  • Konten yang dibuat harus bisa memberikan solusi
  • Konten yang dibuat bukan hanya mengedukasi tapi juga memberikan pemahaman untuk menuntun mereka agar bisa memecahkan masalahnya nantinya
  • Konten yang dibuat perlu bisa menarik perhatian, apakah itu lucu, menghibur, atau benar-benar bernilai (seperti ilmu-ilmu penting yang sulit dicari)

 

Pelanggan akan selalu senang ketika sebuah masalah yang dimilikinya bisa teratasi dengan melihat konten-konten yang kita berikan yang ada di website kita. Tapi pastikan juga bahwa konten-konten yang dibuat itu menuntun mereka untuk membeli sebuah produk yang kita jual.

 

Audience (bukan pelanggan) akan mudah menjadi follower sebuah brand ketika brand tersebut memberikan value atau nilai kepada mereka (audience). Contohnya, tanyakan kepada anda sendiri tentang alasan apa anda follow akun-akun penting di Facebook, Instagram atau Twitter? Pasti karena kontennya bukan? Nah seperti itu contohnya.

 

Contoh sebuah bisnis berupa layanan seperti Quicksprout milik Neil Patel misalnya. Walaupun mereka punya banyak sekali pelanggan, dan mereka juga sibuk mencari pelanggan baru, mereka masih saja tetap memberikan konten-konten yang menarik dan bernilai tinggi untuk pada audience dan pelanggannya. Hal itu juga yang membuat para pelanggannya tidak lepas dari mereka dan enggan memilih yang lain.

 

Contoh lagi berupa layanan Hootsuite. Mereka juga mempunyai banyak sekali pelanggan dan banyak sekali pengguna aktif. Namun blog Hootsuite yang mereka kelola juga tetap memberikan konten-konten bermanfaat untuk para audience dan juga pelanggannya.

 

Dengan konten-konten yang mereka berikan, para audience yang merasa konten tersebut bermanfaat dan bisa memecahkan masalah, maka ada kemungkinan besar para audience tersebut akan menjadi pelanggan tetap (contoh kasus disini quicksprout dan hootsuite). Itulah kenapa content marketing bukan hanya meningkatkan kepuasan pelanggan lama tapi juga menghasilkan pelanggan-pelanggan baru dan menambah keuntungan penjualan dari sebuah bisnis.

 

Baca Juga : Inilah Strategi Content Marketing Yang Baik Untuk Website yang Perlu Anda Coba

 

Akan Selalu Ada Interaksi Antara Pelanggan dan Bisnis Ketika Banyak Konten Bermanfaat Mereka Temukan dari Bisnis Kita

Suatu bisnis akan mendapatkan pelanggan yang benar-benar loyal ketika bisnis tersebut bisa meningkatkan kepuasan para pelanggannya. Pelanggan juga akan senang ketika mereka bisa ikut serta memberikan review terhadap bisnis kita. Jika mereka terpuaskan, meraka dengan rela hati akan memberikan review yang bagus untuk bisnis kita.

 

Mereka juga akan selalu berinteraksi dengan akun-akun media sosial bisnis kita, mengomentari post, tagging, dan hal apapun yang menciptakan interaksi dengan bisnis. Jika pelanggan terpuaskan, maka interaksi yang terjadi akan positif, namun jika pelanggan tidak terpuaskan ya yang terjadi akan sebaliknya.

 

Para pelanggan kita selalu ingin berinteraksi dengan bisnis kita. Apa yang mereka harapkan? Yaitu interaksi balik dari kita. Cukup interaksi saja, mudah kan?

 

Interaksi dalam suatu post akan terjadi jika konten yang dibuat juga memicu interaksi. Untuk mempermudah penjelasan, berikut beberapa cara-cara yang bisa anda lakukan untuk membuat post yang memicu interaksi dengan audience dan juga para pelanggan.

  • Berikan beberapa konten yang relevan dan bermanfaat (yang bisa memberikan solusi)
  • Buat kuis atau perlombaan, lalu berikan mereka (audience dan para pelanggan) hadiah yang relevan dengan bisnis kita
  • Balas komentar yang ada pada post, para pelanggan ingin sekali diperhatikan

 

Beberapa bulan yang lalu saya juga menulis 5 Cara Mudah Meningkatkan Share Post di Facebook Agar Jangkauan Lebih Luas. Bisa anda baca artikel tersebut untuk mencari tahu bagaimana caranya meningkatkan interaksi yang bisa menghasilkan share yang lebih pada post anda di Facebook.

 

Berikan Manfaat Lebih Tentang Apa yang Pelanggan Dapatkan Ketika Tetap Loyal Dengan Bisnis Kita

Ketika para pelanggan sudah loyal dengan bisnis kita (seperti mereka selalu membeli produk dari kita setiap ada produk yang baru lauching). Itu sudah menandakan bahwa para pelanggan kita adalah aset terbaik untuk masa depan yang kita punya di dalam bisnis.

 

Kita bisa menjangkau mereka (para pelanggan dan juga audience yang sering berinteraksi dengan post kita) dengan memberikan mereka manfaat-manfaat yang menarik apabila mereka sudah loyal dengan kita. Bisa dengan memberikan penawaran-penawaran khusus misalnya. Seperti contoh berikut ini:

 

Cara Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Contoh penawaran spesial (ada pada kalimatnya) via wishpond.com

 

Kepuasan Pelanggan Juga Ada Pada Tanggapan yang Kita Berikan

Mana mungkin pelanggan akan puas dan menjadi loyal apabila kita sebagai pemilik bisnis sendiri tidak memperhatikan pelanggan-pelanggan kita. Pelanggan-pelanggan itu juga membutuhkan tanggapan dari kita, pelanggan butuh rasa aman bahwa kita juga mendengarkan segala keluh kesah mereka terhadap kinerja dari bisnis yang kita kerjakan. (misal keluh kesah mereka terkait produk ataupun jasa di bisnis kita)

 

Tanggapan sendiri bisa kita gunakan sebagai bahan atau kumpulan data yang harus kita analisa untuk memperbaiki performa dan pelayanan kita terhadap para pelanggan. Jika ada yang memberikan tanggapan, maka sebisa mungkin jawab tanggapan tersebut dengan cepat.

 

Kecepatan menjawab tanggapan juga menjadi faktor penentu kenapa para pelanggan masih loyal dengan beberapa jasa atau bisnis tertentu. Pastikan jawab dengan konten kita sendiri dan pastikan juga konten tersebut bermanfaat dan memberikan mereka solusi.

 

Mungkin hal seperti ini terlihat sepele, namun kenyataannya hal-hal sepele seperti ini bisa berdampak lebih besar untuk menjaga dan mempertahankan para pelanggan agar tidak pergi dari kita. Dan juga memungkinkan pelanggan-pelanggan baru berdatangan.

 

Jika mereka menginginkan tanggapan yang lebih dari kita, misalnya bantuan atau segala macam hal terkait produk yang mereka beli dari kita, maka kita bisa berikan tanggapan balik ke mereka dengan menggunakan video, ataupun audio.

 

Tanggapan berbentuk video misalnya seperti Panduan Penggunaan, tutorial step by step, dan lainnya. Contohnya, pernah kan anda membeli produk digital misalnya (ambil kasus sebuah tools). Pasti saat anda membeli, produk tools tersebut sudah disediakan video panduan atau tutorial step by step nya. Atau jika anda kesulitan, anda biasanya menanyakan kepada penjual untuk memberikan panduan lebih detailnya, lalu penjual membuatkan video panduannya untuk anda. Jadi gambarannya seperti itu.

 

Mereka Membeli, Mereka Juga Mempromosikan Kepada Temannya, Lalu Hargailah Kebaikan Mereka

Pelanggan ingin dihargai. Kita bisa menggunakan konten yang kita buat, lalu sertakan mereka para pelanggan kita kedalam konten tersebut sebagai bagian dari bisnis kita. Misal contohnya video Go-Jek berikut ini.

 

Jika para pelanggan kita berikan bagian di dalam bisnis, pelanggan akan merasa bahwa dirinya bukan hanya sebagai pelanggan kita saja, tapi bagian dari kisah kesuksesan di bisnis kita. Konten-konten yang seperti inilah yang bisa membuat pelanggan terpuaskan dan juga merasa dihargai.

 

Kesimpulan

Kepuasan pelanggan sangatlah penting di dalam bisnis, hal itu juga yang membuat bisnis bisa berkembang dan menghasilkan. Tanpa mereka bisnis tidak akan berkembang.

 

Berikan konten apa yang bisa kita berikan kepada mereka, pastikan konten yang kita berikan sangat melebihi apa yang mereka harapkan. Bukan karena mereka adalah pembeli loyal kita tapi anggap mereka bagian dari bisnis kita dan kita peduli terhadap mereka. Dengan begitu aset masa depan bisnis kita tidak akan pernah hilang termakan waktu. Pelanggan adalah suatu bagian penting dari bisnis.

Silahkan di Share:

Author: Willy G

Passionate internet marketer. Believe in idea and creativity.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan